IP
Showing posts with label Kultwit. Show all posts
Showing posts with label Kultwit. Show all posts

5.9.12

Tips Trading Saham "Konsisten"

konsisten trading saham
Manusia cenderung menikmati kemapanan tahu comfort zone. Demikian pula dengan trader. Trader mencari sebuah strategi ampuh dan mencari rumus ajaib yang menjamin keberhasilan trading 100%. Adakah? Tidak ada yang menjamin keberhasilan trading secara 100%, namun orang terus mencari rumus ajaib itu. Akibatnya apa ya? Akibatnya, ketika orang terus mencari rumus ajaib dalam trading, ia akan terus bergonta ganti strategi trading. Sebuah sistem / strategi trading memberi hasil yang maksimal jika dilakukan secara konsisten selama paling tidak 3 bulan. Sabar, beri waktu sistem trading kita berjalan beberapa kali. Jangan sebentar-bentar berubah-ubah strategi trading. Strategi yang dimaksud di sini misalnya strategi scalping, swing trading, positioning, dan lain sebagainya. Tidak ada strategi yang sempurna. Sebuah strategi yang cocok pada 1 trend market belum tentu cocok untuk trend lainnya. Ingin menguji keberhasilan sebuah sistem / strategi trading ? Konsistenlah. Berlatih terus menerus.

Memilih antara berinvestasi atau trading saham juga merupakan sebuah pemilihan strategi. Kita bisa menjadi keduanya, baik trader / investor tapi strateginya tidak boleh tercampur aduk. Sebagai contoh, Warren Buffet atau Lo Kheng Hong mengatakan bahwa trading adalah mengumpulkan uang receh, Lo Kheng Hong sang investor saham di Indonesia juga mengatakan bahwa grafik itu tidak ada gunanya. Lho? Benarkah yang dikatakan oleh Lo Kheng Hong itu? Jika kita menjadi seorang value investing, hal itu mungkin saja benar. Lo Kheng Hong mempunyai visi dan pendirian yang mantap tentang bagaimana ia harus mengelola uang dalam saham. Lo Kheng Hong berhasil di dalam meniru gurunya Warren Buffet, dengan kesabaran dan konsistensi. Namun, bukan berarti apa yang dikatakann benar, yaitu tentang trading menghasilkan uang receh dan grafik tidak ada gunanya.

Setiap orang menyukai strategi masing-masing yang sesuai dengan karakternya. Bisa jadi Lo Kheng Hong tidak suka trading, it is okay. Namun bagi saya pribadi,dan teman-teman chartist lainnya, grafik analisis teknikal sangat berguna untuk mengambil keputusan. Trading juga bukan lagi mengumpulkan uang receh ketika dalam 3 bulan, saya dan beberapa rekan memperoleh profit 50% dari IDKM misalnya. Bukan untuk menyombongkan, namun inilah kenyataannya. Saya menjumpai banyak trader (baik swing, positioning) yang berhasil karena trader bisa sama sukses dengan investor, jika trader mampu mengakumulasikan uangnya dalam jangka panjang. Jadi sekali lagi, konsistenlah! Jangan berganti-ganti strategi sebelum strategi yang 1 teruji dengan baik.

Saya pribadi lebih suka positioning trading dan menghasilkan lebih banyak profit di sana. Apakah positioning yang terbaik? Hmm tidak juga. Seperti Lo Kheng Hong menyukai Value Investing, tidak berarti trading tidak oke. Demikian juga, saya suka positioning trading, hal ini tidak berarti bahwa swing trading / day trading tidak oke. Bagaimana strategi saham untuk profit maksimal? Yang terbaik adalah strategi yang cocok dengan kita / fits you! Dengan merasa nyaman kita akan melakukan dengan konsisten. Investasi adalah seperti menanam pohon, kita harus sabar dan terus menyiramnya, sampai pohon investasi kita tumbuh besar. Seperti menanam pohon, dalan berinvestasi kita harus sabar dan sabar dan sabar.

Sumber dari Kultwit tentang investasi saham oleh Ellen May

semoga bermanfaat... keep blogging!!!

4.9.12

Apa Itu Windows Dressing? Bagaimana Memanfaatkan Windows Dressing?

windows dressing
Perdagangan saham di bursa cenderung menguat jelang musim windows dressing? Apa artinya? Windows dressing merupakan sebuah strategi yang dilakukan oleh Fund Manager untuk meningkatkan kinerja portofolio. Windows dressing juga dilakukan emiten dalam mempercantik laporan keuangannya. Sederhananya, ibarat sekotak box polos, aktivitas windows dressing adalah pita yang mempercantik kotak tersebut. Lalu apa sebenarnya tujuan dari windows dressing ya ?  Kira-kira apa ya ? Windows dressing bertujuan untuk menyajikan gambaran keuangan yang lebih baik. Biasanya praktek windows dressing bertujuan juga untuk mengangkat harga saham sebuah emiten. Windows dressing biasanya dilakukan pada tiap kuartal (per perempat thn atau 3 bulan Maret,Juni,September,dan Desember). Pada bulan Juni-Juli, IHSG juga sempat terdongkrak karena pengaruh keluarnya laporan keuangan bagi emiten. windows dressing

Lalu apa sih yang jadi penyebab windows dressing itu? Ada beberapa hal yang terkait dengan praktek tersebut, apa saja ya? Windows dressing disebabkan karena harapan kinerja emiten di akhir kuartal/akhir tahun yang lebih baik dibanding kuartal/tahun sebelumnya. Ini juga yang menjadi jawaban: mengapa dalam siklus setahun, jelang akhir Maret-awal April biasanya saham menguat, yaitu karena windows dressing kuartal 1. Demikian pula ketika menjelang akhir Juni -Juli, bursa saham biasanya menguat karena pengaruh windows dressing semester 1. Pada akhir tahun / bulan Desember, market juga berpotensi untuk menguat karena windows dressing akhir tahun. Terutama pada akhir Desember karena pada masa ini juga merupakan masa tutup buku tahunan, windows dressing biasa lebih terasa. Windows dressing yang muncul satu tahun sekali di akhir tahun memiliki daya akurasi lebih tepat dibanding dengan kuartal / semester. Windows dressing cukup jelas terjadi pada tahun 2006, 2007 dan 2008. Untuk window dressing akhir tahun pada tahun 2009 dan 2010 tidak telalu mencolok. Sedangkan di akhir tahun 2011 windows dressing tidak terlalu nampak karena melemahnya perekonomian global. Pada 2011-2012, pelaku pasar cenderung hati-hati terhadap aset mereka karena kekhawatiran akan semakin memburuknya ekonomi dunia. 

Ingin memanfaatkan fenomena windows dressing ? Investor harus memilih saham yang menjadi pendorong utama indeks. Biasanya saham penggerak indeks adalah bluechips, perusahaan berkapitalisasi besar dan tergabung dalam LQ-45. Windows dressing terjadi di IHSG, bukan berarti terjadi pada semua saham. Pemilihan saham yang salah juga dapat menyebabkan kerugian. Sebaiknya tetap konfirmasikan dengan analisis teknikal dan tidak sekedar merespon keluarnya laporan keungan suatu emiten dalam windows dressing.

Sumber dari Kultwit tentang investasi saham oleh Ellen May

semoga bermanfaat... keep blogging!!!

Pentingnya Passion Dalam Trading Saham

trading passion
Sebutkan kata saham pada sekeliling kita, dan bisa ditebak apa reaksi yang muncul ! Apa kira-kira? Banyak sekali orang yang kehilangan uang dalam trading saham dan forex dalam sekejap mata. Dulu, orang tua dan keluarga Ellen May (kecuali suami) juga tidak setuju ketika beliau mulai belajar tentang trading dan investasi saham. Semua orang, pernah atau tidak pernah mengalaminya, mengatakan bahwa saham adalah judi. Benarkah ? Jika memang demikian, mengapa Ed Seykota dan Bill Dunn bisa begitu kaya melalui jual beli saham ? Jika memang perjudian, mengapa Warren Buffet bisa menjadi orang terkaya hanya dengan investasi saham? Tidak menampik fakta bahwa banyak orang kehilangan banyak uang dalam jual beli saham! Mengapa? Banyak orang yang membeli saham dengan mindset membeli lotre dan tidak memiliki pengetahuan yang benar tentang saham. Bukan berarti mereka bodoh, mereka hanya tidak mau mulai belajar terlebih dahulu untuk memulai bisnis dan investasi saham.

Bagaimana mulai untuk belajar saham ? Kita tahu bahwa untuk beli jual saham butuh ilmu analisis teknikal. Demikian pula untuk investasi saham butuh ilmu analisis fundamental. Bagaimana memulainya? Sebelum kita mulai melangkah untuk belajar, tanamkan dulu dalam diri kita alasan yang kuat mengapa kita harus memulainya. Karena kita merasa bahwa tanpa belajar Fundamental, dan hanya menggunakan Teknikal, kita bisa profit konsisten. Lalu Ketika kita tidak tertarik, maka sangat sulit bagi diri kita untuk memahami berbagi macam hal tentang Analisis Fundamental. Hal itu berubah 180 derajat, ketika lambat laun kita memahami pentingnya Analisis Fundamental untuk investasi jangka panjang. Karena kita tertarik dan senang, maka belajar Fundamental Analisis yang penuh dengan angka-angka itu tidak menjadi sulit sama sekali. Hal ini juga berlaku dalam bidang apa saja. Apa yang ingin kita pelajari, sukailah itu sebelum kita mulai! Temukan passion kita, sukai dan berfokuslah, pelajari baik-baik dan jadilah berhasil!

Sumber dari Kultwit tentang investasi saham oleh Ellen May

semoga bermanfaat... keep blogging!!!

Belajar Trading Saham Dari Bernard Baruch dan Robert H. Meier

Bernard Baruch
Bernard Baruch
Apa saja yang bisa kita pelajari dari Baruch? Bernard Baruch dulunya adalah seorang office boy ketika berusia 19 tahun! Hanya dalam 16 tahun, pada usia 35 tahun Baruch menjadi milyuner lewat saham. Wow! Bagaimana mungkin ? Bahkan Bernard Baruch sempat menjadi penasihat ekonomi Amerika Serikat untuk Presiden (1870-1965). Bernard Baruch sangat hati-hati dalam mengatur transaksinya. Ia punya peraturan yang sangat baik dan diterapkan dengan disiplin. Baruch berprinsip bahwa trading saham harus serius , bukan sekedar bermain spekulasi. Apa artiya bermain spekulasi?? Trader yang serius adalah trader yang mau belajar dan disiplin. Spekulan asik beli jual karena rumor. Baruch juga berprinsip, hati-hati terhadap rumor dari siapa-pun juga dan apa pun itu, karena rumor bisa menipu.

Baruch belajar untuk membatasi kerugian dengan legowo. Ia tahu ia tidak bisa selalu benar, jika ada kesalahan, akui dan hentikan! Baruch focus pada sedikit saham saja supaya ia dapat memantau transaksi dengan mudah. Baruch tidak menghabiskan dana tradingnya, namun ia selalu menyediakan dana/cash dalam akunnya. Kata Baruch: Jangan berpikir bisa selalu profit max pada banyak instrumen trading. Fokus pada trading plan dan instrumen trading Anda. Maksudnya apa ? kita tidak perlu trading pada banyak instrumen (saham Indo,saham US,forex,komoditas,dll) tapi fokus! Pilih 1 saja! Nah itu tadi beberapa tips sukses saham oleh Bernard Baruch. Kita lanjut belajar dari trader berikutnya Robert H Meier.

Robert H Meier
Robert H Meier
Robert H Meier adalah seorang trader komoditas sukses, punya prinsip-prinsip sukses yang cukup sederhana! Apa itu ya? Robert H Meier sadar betul bahwa dunia trading penuh dengan ketidakpastian yang seringkali membuat trader dalam tekanan. Tekanan bisa membuat trader terjebak dalam siklus emosional yang membuat orang tidak bisa berpikir secara objektif. Robert Meier menekankan kalau sampai kita sedang emosional, lebih baik BERHENTI trading dulu sesaat! Tidak ada jalan lain untuk mengobati portofolio trader yang sedang marah/galau, selain BERHENTI sampai emosi stabil! Robert Meier tahu motivasi terbaik untuk trading saham adalah TRANSAKSI YANG BERKUALITAS bukan sekedar mengejar profit yang bombastis! Meier berprinsip : ia bertanggung jawab atas semua keputusannya dan tidak menyalahkan pasar atau orang lain ketika rugi. Yang terpenting bagi Meier dalam trading adalah : sederhana dan konsisten !

Trader seringkali over dalam ekspektasi : pengen sebulan profit 10%, berarti setahun 120%-->wow banget untuk pemula ??! Miliki target yang realistis! Kalau kita pemula, dapat 20-25% setahun sudah sangat bagus yang penting konsisten. Fokus pada target jangka panjang. Jika kita mendapat 20-30% per tahun, itu sudah sangat bagus ! Fokus pada target jangka panjang, meskipun kita trader, supaya lebih objektif dan tidak mudah galau!

Trader kok fokus target jangka panjang ? Bukannya trader itu beli jual jangka pendek? Maksudnya? Target trading 20-30% setahun itu diperoleh dari akumulasi profit trading kita per bulan. Ada bulan-bulan bagus ada pula bulan-bulan lesu buat trader, terutama ketika market flat / turun dalam trend kecilnya. Nah ketika bulan-bulan bagus bisa jadi profit 8%, tapi ketika bulan-bulan buruk/trend turun, profit hanya 1%. Trader yang focus pada target jangka pendek akan mudah kecewa karena ia hanya dapat 1% atau malah rugi ?? Namun kalau kita focus pada target jangka panjang / target akumulasi, trader akan lebih mudah bersyukur & transaksi lebih berkualitas.

Sumber dari Kultwit tentang investasi saham oleh Ellen May

semoga bermanfaat... keep blogging!!!

Visualisasi dan Servomechanism dalam Trading - by Ellen May

servomechanism
Alam bawah sadar bekerja secara otomatis dalam merespon tujuan yang tidak lain adalah self image kita. Sistem otomatis dari alam bawah sadar kita dalam mengejar gambar diri kita disebut dengan Servo Mechanism (Maxwell Maltz). Nah, mekanisme alam bawah sadar kita bisa menjadi mekanisme keberhasilan / kegagalan, tergantung pada self image kita. Sekalipun kita ingin sukses, tapi jika self image kita rusak, maka sekeras apa pun kita berusaha akan sangat sulit untuk sukses! Demikian juga trader, jika self image seorang trader sudah rusak, maka sekeras apa pun ia berusaha akan sangat sulit berhasil!

Self image terbentuk sedikit demi sedikit dari masa lalu dan lingkungan. Self image yang baik membuat orang lebih mudah berhasil. Oleh karena itu, hati-hati berbicara pada anak kita dan diri kita sendiri. Cap negatif dan pengalaman pahit dapat merusak self image. Coba pejamkan mata kita, apa yang kita lihat 5-10 tahun ke belakang? Pejamkan lagi mata kita, apa yang kita lihat saat ini ? Sudah ..? Sekarang, pejamkan lagi mata kita, apa yang kita lihat dalam 5-10 tahun ke depan? Seperti apakah kita saat itu? Nah itu adalah self image kita, bagus atau buruk hanya kita yang tau! Selamat jika kita punya self image bagus. Tapi jika punya self image yang negatif, bagaimana mengubahnya? Contoh : Trader yang pernah rugi besar, dalam benaknya pasti terlihat ketika ia sedang mengalami kerugian. Kabar baiknya, alam bawah sadar bisa dimanipulasi! Ia tidak bisa membedakan antara image yang nyata dan image khayalan kita! Image adalah makanan bagi alam bawah sadar kita. Jika self image asli kita rusak, buat self image yang baru!

Lakukan visualisasi sedetil-detilnya. Bayangkan sedetil mungkin image baru kita. Gunakan panca indera kita. Misal : Bayangkan kita trader yang berhasil, ketika memperoleh keuntungan saat trading..gunakan panca indera ketika kita menelepon broker, ketika kita klik mouse, ketika sedang menganalisis, bayangkan sedetil mungkin. Alam bawah sadar kita tidak bisa membedakan mana kenyataan dan mana image manipulasi kita. Tanpa sadar, alam bawah sadar kita otomatis mencari segala macam cara (servo mechanism) untuk mewujudkan image baru kita. Cara ini harus dilakukan secara konsisten dan berulang! Bisa dimanfaatkan untuk trading / bidang lainnya. Lebih jelas tentang Visualisasi dan Servo Mechanism dari alam bawah sadar kita , baca buku Ellen May "Smart Traders Not Gamblers" bab 10-11.

Sumber dari Kultwit tentang investasi saham oleh Ellen May

semoga bermanfaat... keep blogging!!!

22.8.12

Kekuatan Compounding Warren Buffet Dalam Menciptakan Profit

compounding warren buffet
Banyak orang menginginkan hasil yang sangat besar untuk investasinya, puluhan persen bahkan ratusan % per tahun. Banyak pula trader atau investor yang memamerkan imbal hasil investasinya sebesar ratusan % per tahun. Banyak juga orang terjebak dalam investasi bodong yang menawarkan janji profit ratusan % per tahun. Mengapa semua ini terjadi ? Orang menginginkan hasil ekstravaganza pada investasinya karena mereka tidak sabar dan ingin cepat kaya! Lalu berapa besar imbal hasil investasi yang ideal, yang bisa membuat seorang investor menjadi kaya raya? Yuk mari kita belajar lagi pada Warren Buffet. Ada yang tau berapa % imbal hasil investasi Warren Buffet per tahun ? Warren Buffet investor terbesar dunia, meraih keuntungan investasi hanya 24,7 % per tahun secara konsisten selama 49 tahun! Di luar dugaan, ternyata imbal hasil sang Oracle of Omaha tidak sebombastis imbal hasil dari banyak investor dunia. Namun apa yang membuat Warren Buffet sukses tak lain adalah KESABARAN dan KONSISTENSI! Saya yakin, jika kita jeli memanfaatkan fluktuasi harga saham mungkin bisa mendapat lebih dari 24,7% per tahun. Namun pertanyaannya, bisakah kita konsisten dengan hasil puluhan persen per tahun itu? Jangan sampai kita memperoleh imbal hasil luar biasa, namun kerugian yang harus ditanggung juga luar binasa!

Dalam buku Smart Traders Not Gamblers, Ellen May menuliskan tentang pentingnya menetapkan target trading / investasi. Target trading / investasi yang kita miliki haruslah rasional, apalagi jika kita seorang pemula dalam investasi saham. Target investasi 20% per tahun cukup masuk akal untuk seorang pemula. Menarik bukan ? Nah jika kita konsisten memperoleh 20% per tahun, maka kira-kira butuh berapa lama supaya uang kita menjadi 2 kali lipat? Ayo dihitung! Menurut Albert Einstein, berapa lama uang kita bisa menjadi 2 kali lipat, dapat dihitung dengan Peraturan 72. Maksudnya? Jika target profit kita 20% per tahun, maka agar uang kita menjadi 2 kali lipat, kita cukup membagi angka 72 dengan 20. Jadi jika target kita 20% per tahun, maka dengan Rumus "72", uang kita akan menjadi 2 kali lipat dalam 3.6 tahun!

Kekuatan Compounding merupakan senjata Warren Buffet dalam menciptakan profit terbesar di dunia. Pertanyaannya, sabarkah kita menyimpan saham sehat kita selama bertahun-tahun bahkan puluhan tahun? Ketika saya (Ellen May) menyampaikan bahwa investasi saham jangka panjang ideal > 5 tahun, banyak yang mengatakan terlalu lama. Tidak ada yang terlalu lama untuk sebuah investasi jangka panjang. Jika kita tidak sabar, kita lebih baik menjadi trader. Menjadi kaya lewat saham, bukan semata-mata karena strategi ampuh, tapi lebih didorong oleh KESABARAN & KONSISTENSI. Maukah kita sabar dan konsisten di dalam investasi kita ? Semakin awal kita mulai investasi saham, semakin bagus.

Sumber dari Kultwit tentang investasi saham oleh Ellen May

semoga bermanfaat... keep blogging!!!

21.8.12

Cara Menyikapi Resiko Dalam Sebuah Investasi

Resiko Dalam Investasi
Benarkah kalau kita ingin untung besar harus berani ambil resiko besar ? Kira-kira jawabnya gimana ya? High Risk High Rewards sangat akrab bagi kita sehingga timbul persepsi kalau mau untung besar harus berani ambil resiko. Benarkah? Yuk kita belajar dari Warren Buffet sang investor legendaris, apa kira-kira pendapatnya tentang resiko investasi ? Kata Warren Buffet : Resiko muncul karena ketidaktahuan kita akan apa yang kita lakukan ! Jadi kesimpulannya, yang membuat sebuah investasi jadi beresiko adalah rendahnya pengetahuan investor terhadap investasi tersebut. Ketika kita memiliki sebuah pemahaman menyeluruh tentang sebuah investasi maka sebuah investasi tidak lagi beresiko! Para investor terbesar di dunia bukanlah seorang risk taker, namun mereka sangat membenci resiko.

Warren Buffet mempunyai prinsip yang sangat keras yaitu : never lose your money. Apa artinya ? Never lose money bukan berarti bahwa ia bersikap kaku, namun hal itu berarti bahwa ia sangat berhati-hati dalam investasi. Seorang investor sejati menghabiskan waktu lebih lama untuk mempelajari investasinya. Bagaimana mungkin Warren Buffet bisa belajar terus untuk invetasinya ? Mengapa ia bisa berhasil meminimalkan resiko? Warren Buffet sosok investor teladan kelas dunia, ia mencintai investasinya, dan tidak sekedar mengejar uang. Maksudnya? Petinju kebanggaan Indonesia, Chris John tidak bertinju demi uang, namun karena ia mencintai olahraga tinju! Michael Jackson tidak bernyanyi demi uang, tapi karena ia benar-benar mencintai dunia seni tarik suara! Demikian pula, sebagai seorang investor / trader, kita juga harus punya gairah dan mencintai bidang ini.

Jika kita tidak punya gairah / passion dalam investasi kita, lebih baik percayakan investasi kita pada manajer investasi. Gairah untuk terus belajar akan membuat kita dapat meminimalkan resiko karena pengetahuan semakin tinggi. Ketika resiko mengecil, maka profit akan menghampiri kita dengan sendirinya tanpa kita harus mengejarnya. Persis dengan atlet dan penyanyi-penyanyi terkenal itu. Ketika mereka mencintai bidangnya dan berlatih dengan gairah, kesuksesan menghampiri. Jadi, sekali lagi, tidak benar bahwa untuk memperoleh profit yang besar maka kita harus berani ambil resiko. Supaya bisa memperoleh profit konsisten, kita hanya perlu untuk terus belajar dan memahami investasi kita. Jika saja semua orang mau belajar lebih dulu sebelum berinvestasi, maka tidak akan ada yang menjadi korban penipuan investasi.

Sumber dari Kultwit tentang investasi saham oleh Ellen May

semoga bermanfaat... keep blogging!!!

20.8.12

Apa Itu ORI (Obligasi Ritel Indonesia) ?

ori (obligasi ritel indonesia)
Obligasi adalah surat hutang yang diterbitkan oleh perusahaan, imbal hasilnya berupa kupon (seperti bunga dalam deposito). Ada banyak sekali obligasi yang diterbitkan oleh perusahaan dengan tujuan memperoleh dana untuk pengembangan usaha. Pemerintah juga menerbitkan obligasi. Obligasi yang diterbitkan pemerintah disebut ORI. ORI adalah kependekan dari obligasi Ritel Indonesia, yaitu obligasi yang diterbitkan oleh pemerintah Indonesia. Disebut ritel karena ORI bisa dibeli oleh perorangan mulai Rp.5.000.000,- saja, tidak seperti SUN yang minimal pembeliannya besar. ORI dijamin oleh pemerintah dan biasanya ada aset yang dijaminkan. Obligasi / ORI biasanya memiliki waktu jatuh tempo / tenor selama 3 tahun. Yang membedakan ORI dari deposito adalah pajaknya. Jika deposito pajak 20% dari bunga, ORI pajaknya hanya 15% dari kupon. Di deposito yang dijamin hanya sampai Rp.2 milyar dengan bunga yang lebih rendah dari ORI. Selain kupon, investor bisa mendapat capital gain jika harga ORI meningkat.

Berikut merupakan histori kupon ORI dari tahun ke tahun :
- Ori 1 : 12.05% per tahun (sudah jatuh tempo)
- Ori 2 kuponnya 9.28% per tahun (sudah jatuh tempo)
- Ori 3 kuponnya 9.40% per tahun (sudah jatuh tempo)
- Ori 4 kupon 9.50% per tahun ( jatuh tempo 12 Maret 2012)
- Ori 5 kuponnya 11.45% per tahun (jatuh tempo 15 Sept 2013 tenor 5 tahun)
- Ori 6 kuponnya 9.35% per tahun (jatuh tempo 15 Agustus 2012)
- Ori 7 : 7.95% per tahun (jatuh tempo 15 Agustus 2013)
- Ori 8 kupon 7.3% per tahun (jatuh tempo 15 Oktober 2014)

Return ORI setahap di atas deposito, namun masih lebih rendah bila dibandingkan dengan tingkat inflasi di Indonesia. Untuk ORI 8, kupon setelah tax hanya 6.21% rasanya kurang menggiurkan buat investor. ORI adalah upgrade dari deposito. Bagi investor pemula yang ingin lulus dari kelas deposito, jenjang selanjutnya adalah obligasi. Walaupun mungkin, dari kacamata investor agresif, ORI terkesan tidak atraktif, namun bisa dicoba untuk investor moderat.

Sumber dari Kultwit tentang investasi saham oleh Ellen May

semoga bermanfaat... keep blogging!!!

19.8.12

Pentingnya Perencanaan Trading Plan Dalam Trading Saham

trading plan investasi saham
Seringkali trader menjalankan aktivitas trading saham berdasarkan feeling / perasaan/ rumor yang beredar. Banyak trader tidak punya alasan yang jelas mengapa ia membeli sebuah saham dan tidak tahu kapan harus menjualnya. Trading saham adalah sebuah bisnis. Kalau kita mau buka restoran, sudah pasti kita akan melakukan survei dan melakukan banyak perhitungan sebelumnya. Sebagaimana dengan bisnis yang lain, dalam trading dan investasi diperlukan pula perencanaan / sistem trading yang baik. Mengapa trading plan itu penting ?

Trading plan membantu trader untuk bertindak dengan bijaksana dan objektif, mengurangi faktor emosional. Dengan  trading plan ,trader dapat membuka sebuah transaksi yang berkualitas, yaitu transaksi yang meminimalkan resiko. Paling tidak, dengan trading plan , perbandingan antara resiko yang muncul jauh lebih kecil dari imbal hasil (minimal 1 : 3). 

Apa saja yang harus ada dalam  trading plan ? Sebuah trading plan yang baik mencakup level entry, level profit taking, dan level stop loss. Level Entry yang dimaksud adalah harga beli sebuah saham yang sudah direncanakan sejak awal. Level Profit Taking yang dimaksud adalah area untuk menjual saham untuk merealisasikan keuntungan. Level Stop Loss adalah harga jual yang ditentukan sejak awal, untuk jaga-jaga jika harga saham bergerak tidak sesuai ekspektasi. Stop loss merupakan level toleransi maksimum trader terhadap kerugian yang mungkin muncul dalam sebuah transaksi.

Bagaimana membuat  trading plan ? Trading plan erat kaitannya dengan menentukan timing beli dan jual, yang sangat berhubungan dengan Analisis Teknikal. Untuk menentukan level-level entry, profit taking ataupun stop loss, sebelumnya kita harus menentukan support dan resisten. Trader bisa menentukan harga beli saat harga saham turun menyentuh suport, atau ketika harga saham mengalami break out resisten. Untuk menjualnya, trader bisa memilih resisten-resisten sesuai dengan rentang waktu sesuai profil trader. Maksudnya? Jika kita trader jangka pendek, maka area profit taking sebaiknya menggunakan resisten daily. Nah jika kita adalah trader mingguan, pilih resisten berikutnya yang lebih kuat, bisa diperoleh dari weekly chart. 

Bagaimana dengan level proteksi ? Ada banyak cara melakukan proteksi / pembatasan resiko. Salah satu cara untuk membatasi resiko adalah dengan menggunakan perbandingan, maksimal resiko 1/3 dari rewards. Ada pula yang menggunakan level pembatasan resiko sebesar 2% dari modal. Ada berbagai macam sistem trading untuk membuat  trading plan, silakan pilih yang sesuai dengan karaktermu.

Sumber dari Kultwit tentang investasi saham oleh Ellen May

semoga bermanfaat... keep blogging!!!

18.8.12

Cara Membangun Rasa Percaya Diri Dalam Trading Saham

meningkatkan percaya diri dalam trading saham
Seringkali saya menerima pertanyaan dari rekan traders yang bunyinya kira-kira seperti ini, "Mengapa saya merasa tidak percaya diri akan analisa dan trading plan saya sendiri ?" - Saya lebih sering mengikuti pendapat orang lain daripada mengikuti trading plan yang sudah saya buat sendiri." - Hal tersebut sebenarnya sangat wajar terjadi pada trader pemula. Kita tidak sendiri. Rasa kurang percaya diri juga saya alami ketika saya menjadi trader pemula. Pada saat itu saya ingat betul, saya merasa bahwa analisa saya kurang ini dan itu, analisa orang lain nampak lebih keren. Namun kenyataannya, hal itu tidak benar-benar terjadi. Analisa yang kita buat bisa jauh lebih profitable.

Analisa yang sederhana bisa berhasil baik jika dijalankan dengan sungguh-sunguh, daripada mengikuti trading plan orang lain. Hal ini bukan berarti bahwa rekomendasi orang lain tidak baik, namun ternyata jika kita punya dasar dan keyakinan tersendiri akan analisa yang kita buat, akan mendorong kita untuk lebih disiplin dan fokus pada analisa tersebut. Sedangkan ketika mengikuti trading plan orang lain, kita belum tentu yakin akan apa yang mendasarinya. Sebenarnya apa yang dimaksud dengan rasa "percaya diri" ? Percaya diri adalah pikiran positif, perasaan dan tindakan yang mencerminkan keyakinan bahwa kita dapat berhasil mencapai tujuan. Ketika seseorang ragu-ragu / tidak yakin pada diri sendiri, maka kemungkinan seseorang untuk meraih sukses sangatlah kecil. Jadi, bisa disimpulkan, ketika trader tidak yakin akan kemampuannya sendiri, maka sulit bagi dirinya untuk profit konsisten.

Rasa percaya diri akan mendongkrak semangat belajar trader, meningkatkan kinerja dan meraih profit yang lebih konsisten. Trader yang percaya diri juga lebih mudah melakukan pembatasan kerugian, karena ia tahu mengapa dan kapan harus melakukannya. Trader yang kurang percaya diri biasanya akan terfokus pada permasalahan, pada kesalahan tradingnya, daripada berfokus pada usaha untuk membenahi kesalahan itu sendiri, atau usaha untuk mencapai hasil yang optimal.

Lalu bagaimana caranya mendongkrak rasa percaya diri trader ?Berikut ini ada 7 tips untuk mendongkrak rasa percaya diri trader :
1) Sering-seringlah melakukan VISUALIASI / mengimajinasikan lagi dengan detil masa-masa ketika kita mencetak profit.

2) Jagalah kebugaran fisik kita, karena ketika kita merasa fit, segar, dan sehat, hal ini akan menambah kewaspadaan kita saat trading.

3) Buat daftar kelebihan kita. Periksa daftar ini secara teratur untuk mengingatkan diri kita sendiri tentang betapa berhasil kita sebenarnya.

4) Hilangkan pikiran dan kenangan negatif. Ketika memori negatif itu muncul (trauma karena teman / diri sendiri pernah loss besar), gantikan dengan image / pikiran yang positif seperti : tidak ada kata 'gagal', yang ada hanya kata 'SUKSES' atau 'MASIH BELAJAR'.

5) Tentukan sebuah sistem trading yang kita sukai, kemudian FOKUS lah pada 1 sistem saja. tiap orang / mentor punya sistem masing-masing dalam trading, tentukan salah satu, mana yang paling klop dengan pribadi kita, dan latih terus !

6) Ketika kita merasa tidak percaya diri atau lesu, ubah gerakan kita. Postur tubuh kita akan sangat menentukan emosi kita. Coba berdiri dan busungkan dada, angkat kedua tangan, buka mata lebar-lebar dan tersenyumlah. kita akan merasa lebih baik !

7) Terus berlatih, memperbaiki kekurangan di sana - sini, haus akan belajar dan berlatih.

Sukses dalam trading sangat erat kaitannya dengan semangat belajar kita. Dengan membaiknya performa trading, otomatis rasa percaya diri akan semakin meningkat !!

Sumber dari Kultwit tentang investasi saham oleh Ellen May
semoga bermanfaat... keep blogging!!!

Aksi Korporasi Perusahaan Yang Mempengaruhi Harga Saham

stock split
Harga saham yang terlalu tinggi kurang terjangkau buat investor kecil, sedangkan yang terlalu rendah bisa di-delisting. Emiten bisa saja melakukan berbagai aksi korporasi yang bisa mempengaruhi harga saham secara langsung, bagaimana caranya? Berikut ini beberapa aksi korporasi yang dapat mempengaruhi harga saham :

1. Aksi Stock Split yang artinya memecah 1 sebuah harga saham menjadi beberapa bagian sesuai rasio. Contoh stock split 1:10 artinya, investor yang tadinya punya 1 lot saham X seharga 50.000 akan menjadi 10 lot saham X seharga 5000. Investor harus tau kenapa perusahaan melakukan Stock Split . Alasan terbaik biasanya untuk memperluas likuiditas saham tersebut. Harga baru yang lebih rendah biasa banyak diburu investor ritel, karena mereka bisa belanja saham tersebut di harga yang lebih murah dengan stock split. Contoh Stock Split pada saham ASII (PT.Astra International, Tbk) Stock split 1 : 10 dari 70 ribuan menjadi 7 ribu an.

2. Aksi Reverse Stock Split , ini kebalikan dari stock split. Jika Stock Split dilakukan untuk memecah harga suatu emiten, Reverse Stock Split dilakukan untuk meringkas. Misalnya : saham FREN pernah melakukan Reverse Stock Split 10:1 dari harga Rp 50. Artinya 10 lembar saham seharga Rp 50 diringkas menjadi 1 lembar saham seharga Rp 500. Reverse Stock Split dilakukan biasanya karena kurangnya likuiditas pada saham tersebut. Citigroup juga pernah melakukan reverse stock split karena harganya terus merosot saat itu. Secara logika, saham yang mengalami Stock Split biasanya lebih bagus daripada Reverse Stock Split. Kenapa ya? Saham yang stock split biasanya karena harganya naik dan terlalu mahal, hal ini menunjukkan saham tersebut diminati investor. Sedangkan Reverse Stock Split biasanya karena harga sahamnya turun terlalu dalam, yang menunjukkan saham itu kurang diminati.

3. Aksi Right Issue yaitu dengan cara peluncuran saham baru yang oleh suatu emiten. Mengapa ? Apa itu Right Issue ? Right Issue (RI) akan ditanggapi positif oleh pelaku pasar jika tujuan dari RI adalah untuk ekspansi. Right Issue akan ditanggapi negatif oleh pelaku pasar jika modal yang diperoleh dari RI akan digunakan untuk bayar utang. Logikanya, investor berinvestasi supaya uangnya bertumbuh bukan untuk membayar hutang orang lain. Right Issue biasanya ditanggapi negatif juga karena efek terdilusinya harga saham. Contoh Right Issue yang dilakukan hampir berbarengan dengan Reverse Stock Split adalah FREN.

4. Aksi Buy Back. Emiten seringkali membeli kembali saham mereka kembali, dan aksi seperti dinamakan buy back. Biasanya jika dilakukan buy back oleh suatu emiten, dapat mendorong harga saham itu naik, mengapa ? Jika sebuah perusahaan melakukan buy back / membeli sahamnya sendiri, logikanya biasa saham perusahaan tersebut baik. Selain itu, aksi korporasi Buy Back Saham juga ditujukan untuk menjaga likuiditas saham tersebut. Pemerintah pernah buy back saham-saham BUMN pada tahun 2009 untuk meningkatkan harga saham yang merosot akibat krisis.

Sumber dari Kultwit tentang investasi saham oleh Ellen May
semoga bermanfaat... keep blogging!!!

12.8.12

Tips Cara Memilih dan Mendapatkan Saham IPO

Cara-Memilih-Saham-IPO
34GNHZ3HHKDJ Beberapa hari ini banyak saham IPO ya, mulai dari MSKY, KOBX, ALTO, GAMA, dsb. Apa sih sebenernya IPO itu ? IPO / initial public offering adalah penawaran perdana saham sebuah perusahaan sebelum melantai ke bursa. Biasanya saham tersebut ditawarkan terlebih dulu ke investor institusi, baru sisanya ditawarkan ke publik dalam bentuk IPO. Apa sebenarnya tujuan sebuah perusahaan go public / IPO ? Sebuah perusahaan melakukan IPO atau go public, tak lain adalah untuk mendapat dana segar! Dana segar yang diperoleh perusahaan saat IPO biasa digunakan untuk ekspansi atau bayar hutang yang akan jatuh tempo.

Beberapa di antara saham-saham yang IPO mengalami pertumbuhan yang luar biasa dalam hari pertama listing. Contohnya ? saham GAMA yang kemarin listing, dalam sehari lompat 69.52% menjadi Rp 178,- ! Contoh berikutnya, saham ALTO yang baru listing 2 hari yang lalu, pada hari pertama listing naik 50% menjadi Rp 315 Masih belum selesai di situ, pada hari kedua, saham ALTO naik 19% dari 315 menjadi 375. Manis bukan?

Banyak yang beranggapan trading saham IPO akan memberi profit puluhan-ratusan persen dalam sehari instant profit overnight Namun, trading saham IPO tidak menjamin "instant profit overnight". Ada juga saham-saham IPO yang turun saat hari pertama listing. Contohnya? Beberapa saham yang turun saat hari pertama listing / IPO adalah MSKY, GIAA, dan lain sebagainya. Lalu bagaimana dong cara kita memilih dan menilai saham yang akan IPO ? Seorang analis teknikal/ chartist sama sekali buta terhadap saham IPO. Kenapa ya?

Senjata para analis teknikal adalah grafik histori harga saham. Sedangkan saham yang baru saja melantai tidak punya histori harga. Oleh karena itu, satu-satunnya cara untuk menilai saham IPO adalah dengan Fundamental Analysis dan mencari info sebanyak mungkin. Menilai saham IPO bisa dilakukan dengan membaca prospektus dan riset-riset terkait. Biasanya prospektus / laporan keuangan tersebut dimuat di media cetak seperti Kontan , Media Indonesia, dll. Mencari riset sebuah perusahaan private / tertutup itu tidak semudah mencari riset perusahaan publik. Tidak banyak analis yang memperoleh informasi dari sebuah perusahaan yang dulunya masih privat / tertutup.

Tips yang pertama, silakan trading saham IPO saat trend market sedang naik. Kenapa ya ? Saham IPO bisa jadi merosot meski fundamentalnya bagus, hanya karena ia release saat trend pasar sedang turun. Jadi naik / turunnya saham IPO sangat dipengaruhi oleh daya beli trader dan investor saat itu. Biasanya IPO saham BUMN cenderung sukses karena biasa fundamentalnya bagus. IPO yang sukses biasa didukung oleh underwriter/penjamin emisi/sekuritas yang besar. Jadi sebelum membeli saham IPO , cek dulu siapa underwriternya, apakah punya histori yang baik sebagai underwriter.

Jika pemesanan oversubscribed dalam jumlah besar, kmungkinan saham naik lebih besar. Logikanya, jika saham oversubscribed artinya peminatnya banyak! Jika minat beli tinggi, akan mendorong harga naik. Sebaiknya cek tujuan IPO , jangan beli saham perusahaan yang IPO untuk bayar hutang, tapi lebih baik saham yang IPO untuk ekspansi. Jika kita trader jangka pendek, lebih baik beli dan jual saham IPO tersebut dalam satu atau dua hari. Bagaimana dengan investor jangka panjang ? Investor harus benar-benar cermat dengan fundamental perusahaan.

Bagaimana cara mendapatkan saham IPO ? Cara paling mudah adalah membeli dari sekuritas penjamin emisi. Karena permintaan saham IPO biasa berlebih, kita bisa mendapat saham tersebut dengan jumlah sangat kecil. Sebelum release ke pasar reguler, misalnya, kita beli 1000 lot, bisa jadi hanya dapat 1 lot saham IPO. Bagaimana supaya dapat saham IPO lebih banyak? Salah 1 caranya adalah memperbesar jumlah pesanan, sesuai kantong kita. Buka rekening di sekuritas penjamin emisi saham IPO tersebut, karena biasanya nasabah sendiri lebih diutamakan.

Sumber dari Kultwit tentang investasi saham oleh Ellen May
semoga bermanfaat... keep blogging!!!

11.8.12

Pentingnya Investasi Yang Bertumbuh dan Liquid

produk investasi
Banyak produk investasi ditawarkan dan bentuknya ada yang "mirip" dengan produk pasar modal. Ada investasi yang memberi iming-iming keuntungan berlipat-lipat, bahkan mengalahkan rasio dan perhitungan investasi yang wajar. Pemasaran dan penawaran yang dilakukan juga tak kalah "wah" lewat internet hingga door to door / MLM. Luar biasa, yang terpikat, lalu menanamkan dana tidak sedikit. Ada yang berharap untung malah buntung. Ironisnya kejadian tersebut selalu berulang. Kenapa hal itu bisa terjadi? Jawabnya jelas, karena yang menjadi landasan berinvestasi adalah memperoleh keuntungan yang maksimal. Investor punya dua pilihan untuk menanamkan uangnya. Pilihan pertama : menabung di bank untuk memperoleh bunga. Namun jika bunga bank rendah seperti saat ini, menyimpan uang di bank lebih tepat untuk tujuan savings bukan investing. Pilihan kedua adalah melakukan investasi (membuka usaha/menanamkan modal).

Harapan melakukan investasi adalah memperoleh tingkat pengembalian (rate of return) yang tinggi. Karenanya jangan heran, banyak sekali produk investasi ditawarkan, mulai dari yang logis hingga yang tidak. Apapun pilihan investasi yang dipilih , hendaknya kita selalu ingat bahwa dalam investasi ada keuntungan dan resiko. Cek resiko vs untungnya, sebab risiko investasi merupakan persentase kemungkinan usaha itu mengalami kerugian. Untuk jangka panjang, dana diharapkan bisa berkembang dengan hasil selalu maksimal dan berdaya beli tinggi. Sedangkan untuk investor jangka pendek biasanya lebih membutuhkan likuiditas / kemudahan mencairkan dana investasi. Likuiditas : dana yang ditanamkan terhadap sebuah produk investasi sewaktu-waktu harus bisa dijual tanpa harus berkurang.

Sarana investasi harus mampu menjawab 2 faktor: aspek jangka panjang (pertumbuhan) dan aspek jangka pendek (likuiditas). SBI misalnya, waktu yang dibutuhkan investor untuk bertransaksi surat berharga ini sepekan sekali. Sebagaimana kita tahu Surat Berharga Bank Indonesia (SBI) dilelang tiap pekan. SBI memang berpendapatan tetap, namun kecil peluangnya untuk memperoleh SBI sebab butuh dana besar. Surat berharga lain, semisal comercial paper (CP), juga bukan "makanan" investor individu yang modalnya kecil. Membeli tanah dan bangunan, tidak saja butuh waktu dalam membeli, tapi investasi ini kurang likud. Bagaimana dengan karakteristik produk pasar modal?

Pasar modal adalah tempat mempertemukan pihak-pihak yang butuh dana jangka panjang dengan pemilik modal. Pihak yang butuh modal adalah perusahaan atau emiten. Sedangkan pemilik modal adalah investor (atau masyarakat). Pasar modal merupakan sarana utk investasi dalam jangka pendek (likuid) dan juga jangka panjang (growth). Bisnis pasar modal sangat bermanfaat bagi para investor dan dunia usaha pada umumnya. Manfaat pasar modal bagi investor: memberi kesempatan kepada masyarakat untuk memiliki perusahaan yang sehat bertumbuh. Dengan karakteristik yang demikian itu, produk yang ditawarkan pasar modal merupakan bukti kepemilikan. Saham dan obligasi, selain bisa dibeli juga bisa dijual. Demikian dengan produk-produk lainnya.

Karakteristik produk pasar modal yang juga khas adalah begitu membeli juga bisa dijual kembali. Selain memperoleh capital gain, investor juga dapat dividen atau hak lain yang melekat pada instrumen tersebut.Dividen untuk saham, bunga untuk obligasi. Demikian pula dengan produk-produk derivatif lainnya, seperti right, opsi, waran.

Perlu diingat bahwa pengelola pasar modal memperoleh izin dari Bapepam-LK bukan dari yang lain. Bila ia pengelola dana maka yang ditawarkan adalah unit penyertaan reksa dana. Reksa dana tersebut bisa berupa reksa dana indeks, reksa dana syariah, reksa dana campuran, reksa dana saham, reksa dana fixed income atau reksa dana pasar uang. Lalu kalau ia perusahaan pialang atau broker maka ia akan menawarkan saham, obligasi dan efek derivatif di pasar modal.

Apa saja produk yang ditawarkan dipasar modal ?
Produk pertama adalah : Saham , yang merupakan bukti kepemilikan atas suatu perusahaan.

Produk kedua adalah Obligasi. Apa itu ? Obligasi adalah surat pengakuan hutang jangka panjang yang dikeluarkan oleh suatu perusahaan dengan tujuan memperoleh dana. Pemegang obligasi akan memperoleh bunga secara periodik dan akan menerima pokok pinjaman pada tanggal jatuh tempo.

Produk ketiga adalah : Reksa dana (mutual fund) adalah sertifikat yang menjelaskan bahwa pemiliknya menitipkan sejumlah uang. kepada pengelola reksa dana utk modal berinvestasi di pasar modal, pasar uang atau lainnya.

Sumber dari Kultwit tentang investasi saham oleh Ellen May
semoga bermanfaat... keep blogging!!!

Cara Membaca Rasio Laporan Keuangan Secara Praktis

laporan keuangan
Membaca laporan keuangan adalah hal wajib jika kita ingin kaya dalam invest jangka panjang seperti Lo Kheng Hong atau Warren Buffet. Gimana caranya? Laporan keuangan menunjukkan kondisi kesehatan suatu perusahaan pada suatu waktu, dengan analisis rasio. Apa aja sih rasio-rasio yang ada di laporan keuangan yang penting untuk diperhatikan ? Rasio yang perlu diperhatikan dalam laporan keuangan menunjukkan proftabilitas / laba perusahaan, valuasi (murah/mahal),dan hutang.

Rasio pertama yang perlu diperhatikan dalam membaca laporan keuangan perusahaan adalah NPM atau Net Profits Margin. NPM adalah rasio yang mengukur profitabilitas perusahaan, didapat dengan membagi keuntungan bersih dengan total penjualan. Semakin besar nilai NPM semakin baik, artinya perusahaan itu sangat efisien.

Rasio kedua yang menunjukkan laba sebuah perusahaan adalah ROE / Return on equity. Return On Equity adalah rasio yang dihitung dengan membagi laba dengan modal pemegang saham. Bandingkan kinerja perusahaan-perusahaan dalam 1 sektor dengan ROE, sebaiknya diatas 20%. Makin besar nilai ROE makin bagus.

Rasio ketiga untuk mengetahui laba perusahaan adl EPS /Earnings per share. EPS ini didapat dari jumlah keuntungan dibagi dengan jumlah saham yang beredar, deviden yang dibagikan tidak ikut EPS. Rasio EPS digunakan untuk mengukur tingkat profitabilitas suatu perusahaan, semakin besar rasionya semakin baik.

Nah ketiga rasio yang sudah kita bahas tadi (ROE, NPM, dan EPS) berguna untuk memeriksa laba / profitabilitas sebuah perusahaan. Lalu rasio apa saja yang perlu kita perhatikan untuk memeriksa valuasi sebuah perusahaan ? Sebelum melangkah ke rasio valuasi, apa sih yang dimaksud dengan valuasi ? Apa artinya valuasi? Valuasi berasal dari kata value (nilai), yang erat kaitannya dengan harga (price) saham.
Pengertian valuasi secara sederhana adalah nilai seharusnya suatu saham. Sedangkan harga saham adalah harga di market pada saat ini. Contohnya jika saham X setelah dihitung-hitung, nilainya adalah Rp 5000, tetapi harga sahamnya adalah Rp 2500, maka harga saham tersebut terbilang murah jika dibandingkan valuasi sahamnya, atau rasio valuasinya adalah Rp5000/ Rp2500 = 2. Saham A bisa jadi lebih murah daripada saham B, meskipun harga saham A Rp 50.000 dan harga saham B Rp 10.000. Memang secara nominal saham A lebih mahal dari harga saham B. Namun secara valuasi belum tentu lho.Jadi ga bisa bilang saham A mahal karena harganya tinggi! Karena murah / mahalnya suatu harga saham tercermin dari valuasinya bukan harganya.

Salah 1 rasio untuk menghitung valuasi adalah PER alias Price Earning Ratio yang dihitung dengan membagi harga saham saat ini dengan rasio EPS. PER lebih kecil berarti saham relatif murah. Namun PER yang terlalu murah biasanya bikin saham tersebut lelet. Lalu gimana dengan PER yang tinggi? PER tinggi bisa menunjukkan kalau perusahaan itu lebih diminati investor dan dinilai mahal. Tapi PER yang terlalu tinggi juga kurang oke karena saham cenderung dinilai kemahalan dan rawan penurunan. Terlalu murah lelet, terlalu tinggi rawan turun. Jadi berapa dong nilai PER yang ideal? Bagi Investor semakin kecil nilai PER ,saham tersebut semakin bagus, biasanya PER dibawah 10. Bandingkan saja dalam satu sektor, cek yang PER nya paling kecil dalam sektor tersebut, dengan catatan 3 rasio profitabilitas di atas bagus ya.

Rasio selanjutnya yang menunjukkan valuasi sebuah perusahaan adalah PBV atau Price to Book Value. PBV dihitung dengan membagi total aset bersih dengan total saham yang beredar. PBV untuk melihat harga suatu saham apakah Overpriced (kemahalan) atau Underpriced (kemurahan). Bandingkan PBV sebuah saham dengan PBV saham lain di sektornya. Semakin kecil berarti semakin murah.

Sumber dari Kultwit tentang investasi saham oleh Ellen May
semoga bermanfaat... keep blogging!!!

Sukses Investasi Saham Dengan Belajar Dari Trader dan Investor Top Dunia - by Ellen May

warren buffet
Bila kita tidak punya latar belakang di bidang keuangan, memang butuh waktu untuk mencerna informasi saham. Seringkali ketika dalam proses belajar, trader sudah putus asa di tengah jalan. Belum lagi ketika trader/investor mengalami tempaan dalam "sekolah" saham yang seringkali mahal harganya. Bukan faktor eksternal (resesi,rekomendasi dll) yang menentukan kesuksesan transaksi, tapi keputusan kita sendiri. Berinvestasi adalah kerja keras! Mungkin kita baru dengar itu? Ya, benar. Investasi bukan jalan pintas untuk jadi kaya raya. Investor sukses tahu benar bahwa: there is no such a free lunch! Kita tidak bisa konsisten profit tanpa kerja keras! Berinvestasi / trading, adalah seperti pekerjaan lain yang butuh persiapan dan perjuangan. Mengapa ya, hanya 10% trader yang berhasil dengan konsisten ? 90% trader dan investor ingin hasil instant dan tidak mau menjalani proses. Success is a process! Be though and find yours!

Peter Lynch, Soros, Buffet, Bernard Baruch bekerja SAMA KERASNYA dengan pengusaha kaya di bidang lain. Mereka menghabiskan waktu berhari-hari, berbulan-bulan untuk pelajari lapkeu, analisa teknikal, analisa fundamental dengan mendalam. 99% pekerjaan yang kita lakukan sebagai investor/trader adalah teliti sebelum membeli dan 1% sisanya baru benar-benar untuk beli dan jual. Tidak ada yang pasti dalam market, karena market sangat dinamis. Tidak ada 1 strategi pun yang bisa jamin kita selalu profit! Contoh : AIG punya sejarah pertumbuhan profit konsisten dan slh 1 perusahaan dengan peringkat AA+. Tidak seorang pun menduga harga saham AIG bisa jatuh dari $80 sampai dengan $1.7 dalam 12 bulan. Contoh ke dua : 5 Nov 2007 data tingkat pengangguran AS melesat >500 ribu. Di luar dugaan, pasar berhasil kembali menguat 250 point saat closing. Bahkan investor dan trader terbaik di dunia pun tidak mungkin selalu benar dalam mengambil keputusan. Jika kita teliti, mereka para profesional, seringkali hanya benar 6-7 kali dari 10 keputusan!

Konsistensi : seperti kisah kura-kura vs kancil yang ada dalam buku. It's not whether you are right or wrong that's important. Soros sering disebut genius karena dapat menebak dengan benar arah pergerakan pasar. Tahun 97 ia berhasil meraup miliaran dolar. but how much money do you make when you'r right and how much you lose when you'r wrong? Perbedaannya, saat ia menyadari kesalahannya, ia keluar dari pasar & meminimalkan kerugian! Jadi pelajaran penting yang bisa dipetik dari trader dan investor profesional, tak lain adalah Mind Maps.

Trader / investor sukses punya Mind set , Money management , Analisa teknikal / analisis fundamental , PSikologiTrading yang benar ! Tanpa Mind set yang benar, trader akan menjadi gambler, rapuh,mudah senang tiba-tiba saat profit, panik tiba-tiba dan marah saat rugi. Tanpa Money Management yang baik, trader mudah sekali transaksi berlebihan, atau malah diversifikasi berlebih sehingga tidak bisa fokus.

Tanpa bisa analisa sudah pasti trader/investor akan merasa dibohongi ngalor ngidul! Bagaimana orang bisa menggunakan peta jika ia tidak tau di mana posisinya saat itu? Begitu pula dengan trader yang tidak bisa analisa sendiri. Kalau memang mau serius nyaham, NO EXCUSE untuk tidak belajar analisa teknikal terutama untuk trader. Tanpa mau belajar analisa, lebih baik simpan uang kita di reksadana / deposito. Kita hanya akan buang-buang uang dan waktu. Mulai dengan mind set yang benar, dilakukan dengan analisa teknikal yang baik, disempurnakan dengan psikologi trading yang seimbang.

Sumber dari Kultwit tentang investasi saham oleh Ellen May
semoga bermanfaat... keep blogging!!!

10.8.12

Smart Trader, Belajar Dulu Sebelum Investasi - by Ellen May

smart trader
Lima orang nasabah sebuah broker forex dan komoditas mendatangi kantor pialangnya karena merasa ditipu.
Mereka menuntut agar uang senilai Rp 2,5 milliar yang telah digunakan untuk perdagangan emas berjangka dikembalikan. Para nasabah ini merasa ditipu mengingat keuntungan 15 % yang dijanjikan tak kunjung diterima sesuai perjanjian. Mr.X juga mengaku dirugikan Rp 950 juta. Uang tersebut merupakan hasil patungan bersama rekan-rekannya. Mereka tergiur dengan iming-iming keuntungan sebesar 15 % setiap bulan yang telah dijanjikan oleh wakil pialang (katanya). Mr.X bersama rekan-rekannya mulai aktif bertransaksi sejak Januari 2012, sempat untung 70 juta namun setelah itu rugi besar. Setelah rugi 950 juta uangnya menjadi Rp 22 juta. Uang dinyatakan hilang dan Mr.X menuntut uangnya kembali. Mr. Z lebih parah, ia menjaminkan sertifikat tanah Rp 250 Juta utk mendapatkan gain 15% per bulan. Akibatnya, bukan gain yang didapatkan, namun Mr.Z malah lebih terpuruk karena harus membayar hutang ke bank.

Apa yang sebenarnya terjadi dari kisah tersebut di atas ? Benarkah mereka ditipu? Siapa yang salah? Perdagangan Forex dan emas berjangka adalah sebuah jenis istrumen investasi yang bisa member return cukup besar. Namun demikian, perdagangan forex dan emas berjangka juga mempunyai resiko yang jauh lebih berlipat. Sayangnya, tidak banyak orang yang mengerti hal ini. Dalam perdagangan Forex dan emas berjangka, keuntungan dan resiko berlipat! Apakah perdagangan emas berjangka bisa member profit 15% sebulan ? Ya, bisa saja. Rugi lebih dari itu pun juga bisa. Namun yang perlu digaris bawahi, perdagangan forex, komoditas, bahkan saham lekat dengan unsur ketidakpastian! Tidak baik jika investor dijanjikan keuntungan tetap sebesar 15% per bulan, karena tidak ada yang pasti di pasar forex.

Lalu bagaimana dengan uang yg hilang? Uang Mr.X,Y, dan Z yang hilang tersebut merupakan capital loss. Capital loss diakibatkan karena kerugian dalam melakukan perdagangan (baik forex,saham,atau emas berjangka). Sebenarnya profit dan loss itu wajar terjadi dalam dunia trading. Tidak mungkin trading selalu untung. Namun yang perlu diperhatikan, resiko yang besar dalam dunia trading harus dikelola dan dibatasi. Jika tidak ada skill yang baik, terjun dalam perdagangan forex dan emas berjangka akan sangat beresiko.

Sebelum terjun dalam perdagangan forex dan komoditas/emas, sebaiknya belajar dulu dari trading saham, resiko lebih kecil. Jika ingin trading saham, forex, atau komoditas, harus menguasai analisis teknikal / analisis grafik. Perhatikan juga berita-berita ekonomi penting sebelum bertransaksi forex/emas (bisa dilihat di http://t.co/SbNX1d1w ). Waspada, psikologi trading,fear and greed akan sangat berperan. Sebaiknya latihan dulu dengan akun demo.

Banyak orang tidak mau belajar prosesnya dan mau segera mendapat hasil yang besar dengan menitipkan uang ke pialang. Sebaiknya pilih pialang yang benar-benar terdukasi dan jujur dalam member rekomendasi, bukan sekedar meningkatkan omset. Jangan sekali-kali menitipkan akun kita kepada pialang untuk ditransaksikan dan perlu di ingat, hal ini sangat penting. Bagaimanapun juga, uang kita adalah tanggung jawab kita, bukan tanggung jawab pialang. Pialang yang baik akan memberi info tentang resiko yang besar, sebagaimana ia memberi info tentang rewards yang besar. Pialang yang baik tidak akan menjanjikan besaran profit tertentu setiap bulan karena market penuh fluktuasi.

Mulailah dengan modal kecil terlebih dahulu, gunakan uang dingin / bukan untuk kebutuhan sehari-hari. Hindari menggunakan dana pendidikan dan dana cadangan untuk trading, apalagi hutang & menjaminkan rumah seperti Mr.Z. Mr.X,Y,dan Z sebenarnya mengalami kerugian besar karena keserakahannya dengan mempertaruhkan semua miliknya. Trading bukan judi, selama kita melakukan dengan strategi yang benar dan pengendalian emosi. Mawas diri! Mulai dari yang kecil untuk mendapat yang besar. Jangan langsung menggelontor uang untuk berspekulasi. Tidak ada kekayaan yang instant kecuali kita dapat warisan / menikah dengan anak konglomerat! Learn dan practice miracle happen. Learn without practice nothing happen. Practice without learning will be a disaster! Belajar dulu sebelum mulai investasi yang memiliki tingkat keuntungan dan resiko yang sangat tinggi.

Sumber dari Kultwit tentang investasi saham oleh Ellen May
semoga bermanfaat... keep blogging!!!

Waran Dalam Investasi Saham - by Ellen May

waran saham
Apa itu Waran ? Waran adalah hak untuk membeli saham pada harga tertentu (excersize price) dan pada waktu tertentu pula. Waran di berikan gratis sebagai bonus kepada pemegang saham, pada saat IPO (initial Public Offering) atau Right Issue, waran di terbitkan bertujuan untuk menarik investor agar lebih bergairah membeli saham.

Waran merupakan produk turunan dari saham , yang diciptakan pertama kali oleh perusahaan Jepang di Bursa saham Swiss. Pada awal 1980-an perusahaan di Jepang menciptakan waran, dan di Bursa swiss waran ditujukan untuk Hedging. Saat ini, emiten di Bursa Efek Indonesia mulai ramai menerbitkan waran sebagai bonus bagi para pemegang saham. Dalam bursa Indonesia waran lebih dikenal denngan istilah Call Waran . Contoh Call waran : PT. X akan melakukan IPO sebanyak 3 Miliar lembar saham dengan harga penawaran Rp.1000/lot. bersamaan dengan itu PT.X juga terbitkan 1 miliar lembar waran. Artinya setiap pemegang 3 saham, akan dapat 1 waran secara cuma-cuma. Waran tersebut punya jangka waktu selama 3 tahun, dimana waran tersebu bernilai nominal Rp.100 pada saat harga pelaksanaanya Rp.1200.

Kebanyakan investor bisa mencicipi manisnya waran, karena bonus yang di berikan gratis bisa dijual stelah harganya naik. Waran yang di berikan gratis tersebut juga diperdagangkan di bursa, dan bisa dijual dan harganya cenderung mengikuti saham induknya. Saham waran biasanya sangat fluktuatif. Bisa jadi pedang bermata dua. Mengapa? Saham waran saat naik, naiknya bisa sangat tinggi (contoh FREN-W naik 600%) , dan tidak ada auto reject, seperti saham biasa. Ketika turun, saham waran turunnya bisa cukup dalam. Buat yang kurang hati-hati bisa bikin porto "gosong" :D

Sumber dari Kultwit tentang investasi saham oleh Ellen May
semoga bermanfaat... keep blogging!!!

Apa Itu Dead Cat Bounce Dalam ? - by Ellen May

Dead Cat Bounce
Dead Cat Bounce bisa dimanfaatkan untuk trading jangka pendek, dan juga mengurangi posisi buat saham nyangkut! Dead Cat Bounce adalah teman trader namun juga seringkali menipu trader pemula yang tidak mengerti analisis teknikal. Istilah Dead Cat Bounce pada market seperti kucing yang jatuh dari ketinggian, mental sebentar lalu jatuh lagi. Dead Cat Bounce adalah situasi dimana harga naik sementara waktu pada trend turun. Jadi penurunan masih berlanjut? Betul sekali,kenaikan harga pada saat terjadi Dead Cat Bounce itu sifatnya sementara saja. Bagaimana bisa tau? Gejala Dead Cat Bounce pada harga saham/forex/komoditas bisa dilihat dari grafik analisa teknikal. Menarik ya! Bagaimana tahu gejala Dead Cat Bounce ? Cari suport/level psikologis di mana harga berpotensi mental cukup besar! Kalau kita tau level support kuat, bisa manfaatkan support tersebut untuk beli saham ketika terjadi Dead Cat Bounce!

Sekali lagi, momen Dead Cat Bounce sifatnya sementara dan cepat! Jika terlambat, beresiko karena penurunan bisa berlanjut. Momen Dead Cat Bounce / penguatan sementara, dimanfaatkan oleh trader untuk mengeruk profit di tengah trend turun. Gambar Dead Cat bounce seperti ini http://t.co/Re87MFD9 dan ini http://t.co/nvxjcBJJ

Memanfaatkan momen Dead Cat Bounce butuh kejelian tersendiri dan disiplin yang tinggi dari trader. Tantangan pertama dalam trading pada momen Dead Cat Bounce berarti kita sedang menangkap pisau jatuh! Ketika kita tidak disiplin dengan setiap level masuk, dan keluar, maka bisa saja kita jadi gambler dan bukan trader. Metode terbaik untuk melakukan beli saham saat Dead Cat Bounce adalah menunggu volume jual melemah. Bagaimana bisa tau masa jenuh jual? Perhatikan, saat candle turun dan volume mulai mengecil, itu artinya mulai terjadi jenuh jual. Selain itu, perhatikan juga pola pembalikan arah yang ditunjukkan oleh candle, menunjukkan pola pembalikan arah. Setelah kita menemukan sinyal Dead Cat Bounce, silakan lakukan buy, dan jangan serakah! Segera pasang harga jual begitu kita selesai melakukan transaksi beli. Pasang jual di harga resisten terdekat.

Trading saat DeadCat Bounce adalah trading jangka pendek, biasa rentang waktunya 1 hari dan tidak lebih dari 5 hari. Trading saat Dead Cat Bounce bisa dimanfaatkan pada bursa saham di mana kita tidak bisa melakukan short sell, buy back saat Dead Cat Bounce : kita beli saat trend minor mulai jenuh penurunannya. Dead Cat Bounce trading juga bisa dimanfaatkan untuk trading Forex dan Komoditas. Namun Ellen May jarang melakukannya di kedua instrument tersebut. Mengapa?

Forex dan Komoditas adalah market 2 arah di mana kita bisa buy dan short, lebih prefer melakukan short ketika market turun. Pada forex dan komoditas, lebih prefer melakukan short sell daripada buy saat DCB, kenaikannya bersifat sementara. Bicara tentang Dead Cat Bounce, maka tidak bisa terlepas dari Analisis Teknikal yang merupakan sejata utama traders. Traders pemula jangan berspekulasi trading saat Dead Cat Bounce. Lebih baik menunggu momen yang tepat / pembalikan arah.

Sumber dari Kultwit tentang investasi saham oleh Ellen May
semoga bermanfaat... keep blogging!!!

6 Rasio Keuangan Dalam Analisis Fundamental - by Ellen May

rasio analisis fundamental
Ada enam rasio keuangan penting dalam analisis fundamental yang sering digunakan para fundamentalist dalam memilih saham, apa itu ? 6 rasio fundamental saham penting itu adalah : EPS, PER, PBV, ROE, DER dan Dividen yield.

Rasio pertama, EPS alias earnings per share atau laba bersih per lembar saham , maksudnya apa ya? EPS Rp 100 artinya tiap lembar saham menghasilkan laba bersih Rp 100. Carilah perusahaan yang EPSnya meningkat dari wktu ke waktu (Trend Positif). EPS yang menanjak menunjukkan bahwa perusahaan bertumbuh dengan baik. Kemungkinan besar penjualan dan laba naik.

Rasio yg kedua adalah PER atau Price Earnings Ratio. PER adalah sebuah ratio yang menunjukkan valuasi / mahal atau murahnya harga sebuah saham. Contohnya saham seharga RP 100 dengan EPS Rp 20 akan memiliki PER sebesar 5 kali, maksudnya jika laba perusahaan tidak bertumbuh alias tetap Rp 20/ tahun maka kita butuh waktu 5 tahun untuk kembali modal. Trailing PER dihitungberdasarkan EPS tahun lalu, sedangkan Forward PER dihitung berdasarkan EPS di masa mendatang (estimasi). Saham di anggap murah jika PER nya lebih rendah daripada rata-rata PER saham dalam sektornya. Bisa juga, sebagai patokan umum (Rule Of Thumbs), saham dengan PER < 10 = murah, sedangkan 20 = mahal.

Rasio ketiga adalah PBV atau yang sering disebut Price to Book Value. PBV sebesar 2 kali harga saham sudah tumbuh menjadi dua kali lipat dibanding saat uang ditanam di perusahaan. PBV yg tinggi bisa jadi disebabkan oleh harga pasar yang sudah terlampau tinggi, PBV rendah sering dijadikan indikator mencari saham yang murah.

Rasio Keempat adalah ROE /return on equity yang menggambarkan kemampuan modal sendiri (ekuitas) yang dimiliki perusahaan dalam mencetak laba bersih. Sebagai contoh ROE 10% setiap Rp 100 modal sendiri yang ditanamkan di perusahaan bisa memberikan laba bersih Rp 10. ROE merupakan indikator seberapa efisien sebuah perusahaan yang dijalankan. Nah, bagaimana meintrepretasikan ROE ? contohnya saja dengan ROE 20% itu bagus atau tidak ya ? Sebaiknya kedua cara digunakan bersama untuk memperoleh analisis yang lebih lengkap. Carilah saham yang memiliki ROE yang meningkat serta cukup stabil , angka ROE sebaiknya minimal 20 %

Sumber dari Kultwit tentang investasi saham oleh Ellen May
semoga bermanfaat... keep blogging!!!

Tips Bagaimana Cara Memilih Sekuritas Bagi Pemula - by Ellen May

sekuritas saham
Memilih sekuritas ibarat memilih pasangan hidup, susah-susah gampang. Berikut tips untuk memilih sekuritas. Carilah sekuritas yang memiliki reputasi yang baik. Ini ditandai dengan MKBD yang tinggi , apa sih MKBD itu ? MKBD adalah Modal Kerja Bersih Disesuaikan perusahaan, semakin tinggi MKBD, daya tahan perusahaan akan semakin tinggi. Umumnya sekuritas memiliki produk yang sama, yang membedakan adalah pelayanannya. Ada sekuritas yang menawarkan fee rendah, ada pula yang menawarkan convenient. Ada sekuritas yang memfasilitasi investor dengan fasilitas online trading, namun ada pula yang memanjakan investor dengan pialang. Pialang akan membantu kita bertransaksi dan memberi masukan dalam mengambil keputusan.

Fasilitas online trading akan sangat membantu buat investor yang sudah lekat dengan gadget. Sedangkan untuk investor yang masih belum akrab dengan gadget bisa trading melalui bantuan pialang / broker. Persaingan fee antar sekuritas memang menarik hati, namun ingat , masih ada factor lain yang perlu diperhatikan selain fee transaksi :

- Carilah sekuritas dengan sistem administrasi yang baik dengan sistem pelaporan dan konfirmasi yang baik.
- Carilah sekuritas yang memiliki Customer Service yang ramah dan cepat dalam menanggapi keluhan-keluhan atau pertanyaan.
- Carilah sekuritas yang sering menjadi underwriter atau agen penjual saham-saham IPO, dan mempunyai manajemen yang kredibel.
- Carilah sekuritas yang sering memberikan informasi mengenai market atau saham secara berkala dan akurat.
- Carilah sekuritas yang memiliki fasilitas deposit dan withdraw dana dengan cepat.
- Carilah sekuritas yang menggunakan rekening bank yang umum digunakan oleh banyak orang.
- Carilah sekuritas yang mendapat rekomendasi positif dari banyak penggunanya.

Convenience / kenyamanan dalam bertransaksi merupakan factor yang sangat penting. Convenience juga ditentukan dari hubungan personal antara klien dengan pialang, tergantung karakter masing-masing juga. Seorang pialang yang baik memberi rekomendasi yang bertanggung jawab tidak sekedar rumor lewat, dan ter edukasi. Pialang yang baik juga memberi informasi tentang resiko , tidak hanya iming-iming rewards. Biasainya investor hanya melihat fee transaksi, dan lupa memperhatikan bunga margin trading. Last but not least, cari sekuritas yang memberi bunga margin rendah.

Sumber dari Kultwit tentang investasi saham oleh Ellen May
semoga bermanfaat... keep blogging!!!

il

il
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...