IP
Showing posts with label Informasi. Show all posts
Showing posts with label Informasi. Show all posts

20.8.12

Apa Itu ORI (Obligasi Ritel Indonesia) ?

ori (obligasi ritel indonesia)
Obligasi adalah surat hutang yang diterbitkan oleh perusahaan, imbal hasilnya berupa kupon (seperti bunga dalam deposito). Ada banyak sekali obligasi yang diterbitkan oleh perusahaan dengan tujuan memperoleh dana untuk pengembangan usaha. Pemerintah juga menerbitkan obligasi. Obligasi yang diterbitkan pemerintah disebut ORI. ORI adalah kependekan dari obligasi Ritel Indonesia, yaitu obligasi yang diterbitkan oleh pemerintah Indonesia. Disebut ritel karena ORI bisa dibeli oleh perorangan mulai Rp.5.000.000,- saja, tidak seperti SUN yang minimal pembeliannya besar. ORI dijamin oleh pemerintah dan biasanya ada aset yang dijaminkan. Obligasi / ORI biasanya memiliki waktu jatuh tempo / tenor selama 3 tahun. Yang membedakan ORI dari deposito adalah pajaknya. Jika deposito pajak 20% dari bunga, ORI pajaknya hanya 15% dari kupon. Di deposito yang dijamin hanya sampai Rp.2 milyar dengan bunga yang lebih rendah dari ORI. Selain kupon, investor bisa mendapat capital gain jika harga ORI meningkat.

Berikut merupakan histori kupon ORI dari tahun ke tahun :
- Ori 1 : 12.05% per tahun (sudah jatuh tempo)
- Ori 2 kuponnya 9.28% per tahun (sudah jatuh tempo)
- Ori 3 kuponnya 9.40% per tahun (sudah jatuh tempo)
- Ori 4 kupon 9.50% per tahun ( jatuh tempo 12 Maret 2012)
- Ori 5 kuponnya 11.45% per tahun (jatuh tempo 15 Sept 2013 tenor 5 tahun)
- Ori 6 kuponnya 9.35% per tahun (jatuh tempo 15 Agustus 2012)
- Ori 7 : 7.95% per tahun (jatuh tempo 15 Agustus 2013)
- Ori 8 kupon 7.3% per tahun (jatuh tempo 15 Oktober 2014)

Return ORI setahap di atas deposito, namun masih lebih rendah bila dibandingkan dengan tingkat inflasi di Indonesia. Untuk ORI 8, kupon setelah tax hanya 6.21% rasanya kurang menggiurkan buat investor. ORI adalah upgrade dari deposito. Bagi investor pemula yang ingin lulus dari kelas deposito, jenjang selanjutnya adalah obligasi. Walaupun mungkin, dari kacamata investor agresif, ORI terkesan tidak atraktif, namun bisa dicoba untuk investor moderat.

Sumber dari Kultwit tentang investasi saham oleh Ellen May

semoga bermanfaat... keep blogging!!!

18.8.12

Aksi Korporasi Perusahaan Yang Mempengaruhi Harga Saham

stock split
Harga saham yang terlalu tinggi kurang terjangkau buat investor kecil, sedangkan yang terlalu rendah bisa di-delisting. Emiten bisa saja melakukan berbagai aksi korporasi yang bisa mempengaruhi harga saham secara langsung, bagaimana caranya? Berikut ini beberapa aksi korporasi yang dapat mempengaruhi harga saham :

1. Aksi Stock Split yang artinya memecah 1 sebuah harga saham menjadi beberapa bagian sesuai rasio. Contoh stock split 1:10 artinya, investor yang tadinya punya 1 lot saham X seharga 50.000 akan menjadi 10 lot saham X seharga 5000. Investor harus tau kenapa perusahaan melakukan Stock Split . Alasan terbaik biasanya untuk memperluas likuiditas saham tersebut. Harga baru yang lebih rendah biasa banyak diburu investor ritel, karena mereka bisa belanja saham tersebut di harga yang lebih murah dengan stock split. Contoh Stock Split pada saham ASII (PT.Astra International, Tbk) Stock split 1 : 10 dari 70 ribuan menjadi 7 ribu an.

2. Aksi Reverse Stock Split , ini kebalikan dari stock split. Jika Stock Split dilakukan untuk memecah harga suatu emiten, Reverse Stock Split dilakukan untuk meringkas. Misalnya : saham FREN pernah melakukan Reverse Stock Split 10:1 dari harga Rp 50. Artinya 10 lembar saham seharga Rp 50 diringkas menjadi 1 lembar saham seharga Rp 500. Reverse Stock Split dilakukan biasanya karena kurangnya likuiditas pada saham tersebut. Citigroup juga pernah melakukan reverse stock split karena harganya terus merosot saat itu. Secara logika, saham yang mengalami Stock Split biasanya lebih bagus daripada Reverse Stock Split. Kenapa ya? Saham yang stock split biasanya karena harganya naik dan terlalu mahal, hal ini menunjukkan saham tersebut diminati investor. Sedangkan Reverse Stock Split biasanya karena harga sahamnya turun terlalu dalam, yang menunjukkan saham itu kurang diminati.

3. Aksi Right Issue yaitu dengan cara peluncuran saham baru yang oleh suatu emiten. Mengapa ? Apa itu Right Issue ? Right Issue (RI) akan ditanggapi positif oleh pelaku pasar jika tujuan dari RI adalah untuk ekspansi. Right Issue akan ditanggapi negatif oleh pelaku pasar jika modal yang diperoleh dari RI akan digunakan untuk bayar utang. Logikanya, investor berinvestasi supaya uangnya bertumbuh bukan untuk membayar hutang orang lain. Right Issue biasanya ditanggapi negatif juga karena efek terdilusinya harga saham. Contoh Right Issue yang dilakukan hampir berbarengan dengan Reverse Stock Split adalah FREN.

4. Aksi Buy Back. Emiten seringkali membeli kembali saham mereka kembali, dan aksi seperti dinamakan buy back. Biasanya jika dilakukan buy back oleh suatu emiten, dapat mendorong harga saham itu naik, mengapa ? Jika sebuah perusahaan melakukan buy back / membeli sahamnya sendiri, logikanya biasa saham perusahaan tersebut baik. Selain itu, aksi korporasi Buy Back Saham juga ditujukan untuk menjaga likuiditas saham tersebut. Pemerintah pernah buy back saham-saham BUMN pada tahun 2009 untuk meningkatkan harga saham yang merosot akibat krisis.

Sumber dari Kultwit tentang investasi saham oleh Ellen May
semoga bermanfaat... keep blogging!!!

10.8.12

Tips Bagaimana Cara Memilih Sekuritas Bagi Pemula - by Ellen May

sekuritas saham
Memilih sekuritas ibarat memilih pasangan hidup, susah-susah gampang. Berikut tips untuk memilih sekuritas. Carilah sekuritas yang memiliki reputasi yang baik. Ini ditandai dengan MKBD yang tinggi , apa sih MKBD itu ? MKBD adalah Modal Kerja Bersih Disesuaikan perusahaan, semakin tinggi MKBD, daya tahan perusahaan akan semakin tinggi. Umumnya sekuritas memiliki produk yang sama, yang membedakan adalah pelayanannya. Ada sekuritas yang menawarkan fee rendah, ada pula yang menawarkan convenient. Ada sekuritas yang memfasilitasi investor dengan fasilitas online trading, namun ada pula yang memanjakan investor dengan pialang. Pialang akan membantu kita bertransaksi dan memberi masukan dalam mengambil keputusan.

Fasilitas online trading akan sangat membantu buat investor yang sudah lekat dengan gadget. Sedangkan untuk investor yang masih belum akrab dengan gadget bisa trading melalui bantuan pialang / broker. Persaingan fee antar sekuritas memang menarik hati, namun ingat , masih ada factor lain yang perlu diperhatikan selain fee transaksi :

- Carilah sekuritas dengan sistem administrasi yang baik dengan sistem pelaporan dan konfirmasi yang baik.
- Carilah sekuritas yang memiliki Customer Service yang ramah dan cepat dalam menanggapi keluhan-keluhan atau pertanyaan.
- Carilah sekuritas yang sering menjadi underwriter atau agen penjual saham-saham IPO, dan mempunyai manajemen yang kredibel.
- Carilah sekuritas yang sering memberikan informasi mengenai market atau saham secara berkala dan akurat.
- Carilah sekuritas yang memiliki fasilitas deposit dan withdraw dana dengan cepat.
- Carilah sekuritas yang menggunakan rekening bank yang umum digunakan oleh banyak orang.
- Carilah sekuritas yang mendapat rekomendasi positif dari banyak penggunanya.

Convenience / kenyamanan dalam bertransaksi merupakan factor yang sangat penting. Convenience juga ditentukan dari hubungan personal antara klien dengan pialang, tergantung karakter masing-masing juga. Seorang pialang yang baik memberi rekomendasi yang bertanggung jawab tidak sekedar rumor lewat, dan ter edukasi. Pialang yang baik juga memberi informasi tentang resiko , tidak hanya iming-iming rewards. Biasainya investor hanya melihat fee transaksi, dan lupa memperhatikan bunga margin trading. Last but not least, cari sekuritas yang memberi bunga margin rendah.

Sumber dari Kultwit tentang investasi saham oleh Ellen May
semoga bermanfaat... keep blogging!!!

Fasilitas Margin Trading Bagi Investor Saham - by Ellen May

margin trading
Pernahkah mendengar fasilitas margin trading ? Mungkin ada yang tau atau teman kita pernah menggunakannya. Transaksi margin trading memungkinkan kita untuk dapat beli saham lebih banyak dengan dana yang lebih sedikit. Bagaimana detilnya? Margin trading adalah fasilitas utang yang disediakan oleh pihak sekuritas / pialang untuk melakukan transaksi saham. Dengan fasilitas margin trading investor bisa membeli saham hingga dua atau tiga kali lebih besar dari dana yang disetor. Contohnya, dengan dana sebesar 100 juta rupiah, investor dapat belanja saham hingga 200-300 juta rupiah, tergantung pada besaran margin / limit margin yang disediakan oleh pialang tempat kita bertransaksi saham. Batasan margin tergantung kebijakan masing-masing sekuritas terhadap nasabah karena sekuritas menanggung resiko gagal bayar dari investor. Oleh karenanya sekuritas cukup selektif memberikan fasilitas ini berdasarkan rekam jejak investor di pasar keuangan.

System margin trading ini mirip dengan kredit dari bank yang digunakan untuk pembiayaan bisnis. Di satu sisi, kredit bisa membantu perusahaan untuk dapat berekspansi lebih leluasa. Namun di sisi lain, perusahaan yang kredit secara berlebihan juga harus menghadapi resiko beban bunga lebih besar. Jika dalam kredit untuk usaha ada aset yang dijaminkan, maka dalam margin trading ini yang dijaminkan adalah saham yang dibeli tersebut. Tidak semua saham bisa ditransaksikan secara margin. Hanya beberapa saham tertentu saja yang memenuhi syarat. Dalam mengelola margin trading , sekuritas membebankan bunga terhadap dana yang terpakai. Biasanya, lebih tinggi dari bunga deposito. Bunga berkisar sekitar 15 sampai dengan 25 % per tahun.

Fasilitas margin trading merupakan sebuah pengungkit / leverage, merupakan pedang bermata dua. Jika transaksi kita untung, maka hanya dengan modal sedikit saja kita bisa mendapat keuntungan 2 kali lipat atau lebih. Namun, sebaliknya, ketika transaksi rugian, kita juga harus menanggung beban kerugian berlipat, ditambah beban bunga. Bertransaksi dengan menggunakan margin juga memiliki kelemahan terutama pada saat bursa sedang melemah. Saat harga saham terus menurun, pengguna margin trading dapat terkena margin call atau force sell pada hari ke 5 transaksi yang merupakan pemberitahuan untuk membayar kekurangan dana atau ekuitas dalam rekeningnya. Hal ini dikarenakan kita bertransaksi dengan menggunakan uang broker dengan jaminan saham, sehingga pada saat nilai saham turun maka turun pula jaminan yang diterima oleh broker tersebut. Fasilitas ini kurang cocok untuk investor jangka panjang karena harus membayar beban bunga. Fasilitas margin trading sebaiknya digunakan ketika trend harga saham sedang uptrend kuat, bukan sideways atau turun.

Margin trading ini sangat spekulatif, jadi jika kita tidak benar-benar yakin bahwa saham kita akan naik, sebaiknya tahan diri dulu. Cek juga kemampuan finansial kita, sebaiknya kita masih punya uang dingin sebesar dana yang dimarginkan tersebut. Jika ingin melakukan margin trading pilihlah saham-saham sehat yang berfundamental baik, dan jangan saham lapis tiga. Sekali lagi, waspada dan bijaksana dalam menggunakan margin trading yang seperti pedang bermata dua.

Sumber dari Kultwit tentang investasi saham oleh Ellen May
semoga bermanfaat... keep blogging!!!

8.8.12

Keuntungan dan Resiko Pembelian Reksadana - by Ellen May

reksadana
Banyak yang bilang, kalo mau profit besar dan ga mau cape, invest reksadana aja. Maksudnya? Berdasar risk vs rewards, kalau deposito ibarat mobil, saham ibarat pesawat, reksadana itu ibarat kereta! Artinya, dari segi rewards vs risk reksadana berada di atas deposito, namun 1 level di bawah saham. Reksadana adalah produk investasi yang dikemas olehh perusahaan Manajer Investasi dan Bank Kustodian, sehingga investor bisa investasi walau dengan dana yang relatif kecil. Dengan dana mulai Rp. 100 ribu masyarakat sudah dapat berinvestasi di saham, obligasi serta produk investasi lainnya, melalui reksadana. Kita bisa membeli reksadana di bank dan sekuritas yang memang menjual produk reksadana tertentu.Reksadana ada bermacam-macam antara lain adalah Reksadana Pasar Uang, Reksadana Pendapatan Tetap, Reksadana Campuran, dan Reksadana Saham. Apa maksudnya jenis-jenis reksadana tersebut?

Reksadana pasar uang itu bukan seperti namanya, ia tidak memperjual belikan mata uang/valas. Reksadana pasar uang time horizon jangka pendek (di bawah 1 tahun) dan investasinya di surat hutang/obligasi jangka pendek. Reksadana Pasar Uang ciri khususnya harga/unitnya selalu Rp.1.000,- tidak ada biaya pembelian/penjualan dan jumlah unitnya slalu bertambah tiap harinya. Reksadana Pasar Uang resiko paling rendah namun return rata-rata sekitar 5% 7% saja per tahun. Reksadana Pasar Uang dan reksadana Pendapatan Tetap sama-sama menginvestasikan uang di obligasi, bedanya hanya pada timeframe.

Reksadana Pendapatan Tetap menempatkan investasinya pada obligasi, cocok untuk investasi jangka menengah sekitar 3-5 tahun. Reksadana Pendapatan Tetap tingkat resikonya diatas reksadana pasar uang, dapat memberikan rata-rata return sekitar 7% 15% per tahun. Tahun 2005 sempat heboh soal reksadana pendapatan tetap ini lho, karena orang-orang salah persepsi dengan kata 'tetap' ini. Mereka menyangka reksadana Pendapatan Tetap memberikan pendapatan yang tetap setiap bulannya. Sedangkan reksadana pada tahun 2005 sempat turun dalam, jadi heboh deh waktu itu :p Alhasil investor panik dan berlomba-lomba melakukan pencairan dana reksadana / redemption. Nama Reksadana Pendapatan Tetap bukan berarti pendapatannya tetap sama, namun karena diinvestasikan pada obligasi.

Reksadana Campuran berisikan produk investasi yang terdiri dari Obligasi, Saham serta produk investasi lainnya. Reksadana campuran ini dibagi menjadi reksadana campuran konservatif, moderat /agresif, tergantung dari produk investasi yang membentuknya. Rata-rata return reksadana campuran adalah sebesar 15% 20% per tahun dan dapat digunakan untuk investasi jangka menengah. Tingkat imbal hasil dan resiko reksadana Campuran setahap di atas Reksadana Pendapatan Tetap.

Jenis Reksadana berikutnya adalah Reksadana Saham, dimana tingkat imbal hasil dan resiko paling tinggi dari jenis Reksadana lainnya. Reksadana Saham ini menempatkan investasinya pada saham. Investasi pada reksadana saham biasanya digunakan untuk tujuan investasi jangka panjang dengan periode diatas 5 tahun. Target imbal hasil rata-rata untuk reksadana saham adalah sebesar 20% 30% per tahun.

Lalu bagaimana kita memilih reksadana yang baik? Simak tips berikut ini :
- Dana yang dikelola pada reksadana tersebut (AUM asset under management) lebih besar dari Rp25 Miliar. AUM adalah dana kelolaan di satu reksadana bukan dari keseluruhan dana yang dikelola Manajer Investasi tersebut.

- Tips kedua memilih reksadana adalah : rata-rata imbal hasil beberapa 3-5 tahun ke belakang lebih baik dibandingkan reksadana lainnya.

- Tips ketiga memilih reksadana yang baik adalah Profil Manajer Investasi yang mengelola dana. Pilihlah Manajer Investasi reksadana yang punya reputasi baik. Caranya? Googling aja nama Manajer Investasi tersebut.

Sumber dari Kultwit tentang investasi saham oleh Ellen May
semoga bermanfaat... keep blogging!!!

7.8.12

Trading For Living, Pahami Caranya - by Ellen May

trading for living
Mari kita pelajari dulu apa itu TradingForLiving? Apa pentingnya? Mengapa Trading For Living begitu populer? Mengapa banyak orang ingin melakukannya? Trading For Living berarti bahwa trader melakukan beli jual (saham/forex/valas/komoditas) untuk memenuhi kebutuhan hidup. Trading For Living menarik karena trader memiliki kebebasan waktu dan tempat, tidak terikat jam kantor. Begitu banyak orang yang ingin Trading For Living . Apa saja sebenarnya yang diperlukan oleh seorang trader utk melakukannya ?

Untuk Trading For Living , pertama-tama kita harus menghitung biaya hidup setiap bulan. Yang namanya Trading For Living berarti trading untuk memenuhi kebutuhan hidup. Menarik ya :) Oleh karena itu sebelum bertindak lebih jauh, trader harus menghitung biaya hidup setiap bulan. Trader yang belum menikah atau hanya menghidupi dirinya sendiri membutuhkan sedikit biaya hidup. Selain biaya hidup, trader yang sudah berkeluarga tentunya harus memikirkan berbagai macam biaya darurat. Selain itu, trader juga harus menghitung berapa sisa penghasilan setelah dipotong biaya hidup untuk diinvestasikan ulang. Jika berkisar Rp 5.000.000 maka kita harus memperoleh penghasilan lebih dari Rp 5 juta. Kelebihannya untuk diinvestasikan sisanya, atau untuk biaya darurat. Biaya per bulan yang harus diraih menjadi target bagi orang yang ingin Trading For Living.

Setelah menghitung biaya per bulan, hal kedua yang harus diperhatikan adalah : cek kemampuan trading / skill kita. Sebelum mulai Trading For Living sebaiknya cek dulu kemampuan trading kita beberapa bulan terakhir. Berapa % rata-rata profit yang sanggup kita hasilkan dalam setiap bulannya? Pada umumnya trader pemula yang sudah bisa menghasilkan rata-rata 2 - 5% per bulan, sudah bagus. Trader yang belum bisa profit konsisten sebaiknya jangan terlalu cepat memutuskan.

Faktor penting ketiga yang harus diperhatikan sebelum Trading For Living adalah : cek modal yang kita miliki. Nah sekarang kita sudah tau berapa rupiah nominal yang harus kita kumpulkan tiap bulan untuk memenuhi kebutuhan hidup (target). Kita juga sudah tahu kemampuan trading kita rata-rata tiap bulan bisa menghasilkan profit berapa % (misalkan 5%). Dari kedua variable tersebut kita bisa menghitung berapa modal yang kita butuhkan.

Gmn caranya dengan 5% profit, bisa dapat nominal profit melebihi yang kita butuhkan tiap bulan?(dalam contoh di atas adalah Rp 5 juta). Modal = 5 juta : 5% = 100 juta. > ini baru jumlah minimal supaya kebutuhan hidup kita terpenuhi lewat Trading For Living. Jika ingin mendapat lebih supaya bisa diinvestasikan ulang atau menyiapkan biaya untuk hal-hal darurat. Dari contoh di atas, kita harus bisa menghasilkan lebih dari 5 jt tersebut melalui Trading For Living. Masalahnya, ketiga unsur di atas meski terlihat sederhana namun sangat riskan jika 1 saja tidak terpenuhi. Bagaimana jika trader tidak bisa menghasilkan profit sejumlah biaya hidup sebulan via Trading For Living ? Kita tahu bahwa dalam setahun, ada bulan-bulan naik dan turun, seperti bulan Mei 2012 ini bursa saham cenderung turun. Market tidak selalu naik tiap bulan, sedangkan asap dapur harus terus mengepul. Bagaimana menyikapinya?

Seorang yang komit Trading For Living harus sudah mahir / bisa dibilang professional. Seorang trader professional, mengerti analisis teknikal dengan baik, bisa trading lebih dari 1 instrumen market. Jadi, seorang trader saham, bisa saja putar haluan ke instrument forex/komoditas, dan sebaliknya. Trader forex/komoditas, juga bisa memanfaatkan fluktuasi harga saham ketika sedang uptrend kuat. Nah bagaimana perhitungan dan tips selengkapnya tentang Trading For Living ? Silakan baca harian Kontan 19 Mei

Sumber dari Kultwit tentang investasi saham oleh Ellen May
semoga bermanfaat... keep blogging!!!

Sosok Inspiratif William Soeryadjaya - by Ellen May

Siapa yang pernah dengar nama William Soeryadjaya? Siapa ya beliau ? Ya! Alm.William Soeryadjaya adalah salah seorang pendiri PT.Astra International Tbk (ASII) pada tahun 1957. Mr.William adalah sosok yang sangat sederhana. Meskipun kaya ia cuma pakai jam tangan Casio! Bahkan ada lagi yang lebih menarik. Apa yang menarik dari seorang William pendiri perusahaan raksasa ASII di tanah air ini? Tidak lain adalah pribadinya! Selain sifatnya yang sederhana, almarhum William adalah sosok orang yang sangat bertanggungjawab dan memegang etika bisnis. Bagaimana bisa? Jika biasanya sebuah bisnis kolaps, pemilik bisnis lari dari tanggun jawab. Maka tidak demikian dengan Om William. Waktu itu tahun 1992 Bank Summa milik Edward Soeryadjaya collaps, tahukah apa yang dilakukan sang ayah / William?

Om William sang ayah jual 100 juta lembar saham ASII di harga Rp 5000/lembar saham demi menolong Bank Summa. Mr.William Soeryadjaya, jual 100 juta sahamnya untuk ganti uang deposan kecil di Bank Summa milik anak tertuanya, Edward Soeryadjaya. Sebenarnya Bank Summa terpisah dari ASII dan ia tidak perlu ber tanggung jawab. Tindakan Alm.William dianggap gila oleh pelaku bisnis. Namun Alm. William mengatakan, "Saya memikirkan nasib nasabah kecil di bank itu".

Dunia bisnis seringkali dipenuhi keculasan dan seringkali mengabaikan etika. Om William adalah pebisnis langka, yang punya hati nurani. Sebuah mentalitas yang sangat luar biasa dari seorang Mr.William. Saat itu yang beli sahamnya adalah Lim Sioe Liong dan Prayogo Pangestu. Om William sudah meninggal th 2010 meninggalkan moral kehidupan yang sangat dalam artinya. Ia mengutamakan tanggungjawab.

William Soeryadjaya
William Soeryadjaya
Kasus yang hampir mirip adalah Bank Century. Nasabah Bank Century akan sangat bersyukur jika Robert Tantular adalah William Soeryadjaya *hmm* Mr.William merupakan contoh orang sukses yang tidak dikuasai oleh hartanya, namun ia adalah tuan sejati atas hartanya. Dari sosok seorang pemimpin yang berkarakter, tumbuh pula perusahaan yang kokoh dan maju. Benih baik apakah yang akan kita tabur di dalam dunia kerja dan dunia bisnis? Biarlah karakter dan moral yang baik tetap mengiringi kesuksesan kita. Uang bisa menjadi hamba yang baik, atau tuan yang jahat. Jadilah tuan yang baik atas hartamu, jangan terbalik.

Sumber dari Kultwit tentang investasi saham oleh Ellen May
semoga bermanfaat... keep blogging!!!

5.8.12

Cara Mengambil Keputusan Disaat Terjadi Panic Selling - by Ellen May

panic selling
Banyak trader yang tidak menyangka akan terjadi koreksi dalam,di tengah euphoria IHSG yang "diharapkan" oleh banyak trader akan menuju ke level new high nya minggu ll. Namun nyatanya, pada hari Senin 7 Mei 2012, IHSG tak mampu naik lebih lanjut dan menunjukkan tanda pembalikan arah, dilanjutkan koreksi tajam. Selasa,15 Mei 2012, IHSG tertahan oleh suport trendline di area 4000. Banyak trader yang berspekulasi untuk melakukan buy at support. Namun kenyataannya, penguatan hanya bersifat sementara, Dead cat Bounce tidak berlangsung lama. TA (technical analysis) never lies ! Pada perdagangan Rabu 16 Mei 2012 IHSG kmbali terkoreksi tajam. Pada situasi ini, saya yakin banyak sekali trader yang mulai diserang rasa PANIK. Hal ini saya maklumi karena sering tidak mudah bagi pemula untuk melakukan stop loss. Banyak trader yang akhirnya menjadikan portofolio trading-nya menjadi investasi DADAKAN. Apa sebenarnya yang harus dilakukan dalam situasi PANIC SELLING tersebut?

Panic selling disebabkan adanya kejadian yang tidak diharapkan/tidak diantisipasi sebelumnya, seperti Suprime Mortgage, bom WTC, bencana alam, dan sebagainya. Hal itu memicu kekhawatiran investor dan menimbulkan aksi jual besar-besaran, sehingga harga turun tajam disertai volume sangat besar. Kata panic mengacu pada rasa takut / terancam. Ketika seorang investor / trader dikuasai oleh rasa takut, mereka tidak dapat bersikap objektif!. Mereka ambil keputusan tanpa memandang fundamental/teknikal. Tidak punya trading plan, sehingga ketika muncul situasi yang tidak diharapkan, mereka ketakutan. Begitu pula, ada beberapa trader yang sudah membuat trading plan namun tidak disiplin dan tidak berpegang pada trading plan-nya.

Kasus yang sangat sering terjadi adalah ketika harga menyentuh level stop loss begitu cepat, dan trader berharap supaya harga berbalik naik namun ternyata kejatuhan semakin dalam, dan trader baru memutuskan untuk melakukan cut loss, sehingga kerugian yang dialami cukup besar. Bahkan tidak jarang ketika trader baru saja melakukan cut loss, harga malah berbalik dan trader menyesal telah melakukan cut loss. Akibatnya, trader sering mengalami kerugian yang cukup besar dan kehilangan kesempatan dalam memanfaatkan situasi panic selling.

Lalu, apa yang harus kita lakukan ketika menghadapi situasi panic selling ?
Pertama, sebelum membuka transaksi, kita harus punya trading plan yang menentukan level masuk dan keluar(baik profit taking atau stop loss) supaya lebih objektif.

Kedua, ketika terjadi panic selling, kita harus tetap TENANG! Jangan panik dan jangan terbawa arus. Yang harus kita lakukan adalah DISIPLIN mengikuti trading plan kita sendiri. Ketika kita harus membatasi kerugian/cut loss, lakukan di level yang telah kita rencanakan sebelumnya. Jangan biarkan emosi mempengaruhi keputusan yang kita ambil. Ketika kita telah melakukan cut loss dan mengalami kerugian, jangan kecewa atau sedih. Bersyukurlah karena kerugian yang kita alami terkontrol.

Ketiga, rencanakan buy back pada momentum yang tepat, yaitu ketika harga berada dalam posisi peak dan menunjukkan tanda pembalikan arah. Bagaimana cara menentukan peak dan sinyal pembalikan arah ? Kesimpulannya, ketika terjadi panic selling, tetaplah objektif sesuai dengan trading plan kita. Jika kita takut, jangan lakukan apa pun. DO NOTHING. Jangan mencoba entry buy karena menganggap harga telah terdiskon, tanpa melakukan analisa teknikal dengan benar.

Sumber dari Kultwit tentang investasi saham oleh Ellen May
semoga bermanfaat... keep blogging!!!

4.8.12

Pengharuh Inflasi Terhadap Pasar Modal Part I - by Ellen May

pengaruh inflasi terhadap pasar modal
Angka inflasi adalah angka yang mengukur tingkat barang dan jasa yang dibeli oleh konsumen. Harga-harga yang naik tinggi mendorong naiknya angka inflasi yang tinggi. Jika angka inflasi tinggi, biasanya BI / Bank Indonesia cenderung meningkatkan suku bunga. Jika suku bunga naik, maka beban perusahaan bertambah, terutama perusahaan yang banyak meminjam dari bank. Nah dengan beban yang semakin bertambah tersebut, akan mengurangi tingkat keuntungan perusahaan. Selain itu, harga-harga bahan baku yang naik juga akan menambah beban perusahaan. Akibatnya, jika inflasi naik dan suku bunga meningkat, harga saham beberapa perusahaan cenderung turun. Karena itulah, angka inflasi yang berlebihan akan menjadi sentiment negatif bagi para investor saham. Contohnya, pada tahun 1998 saat terjadi krisis finansial, angka inflasi mencapai 58%, IHSG waktu itu terjun menjadi 398. Dan tahukah kamu, pada tahun 2005, terjadi inflasi tinggi karena kenaikan harga BBM dan IHSG sempat turun dalam! Demikian pula ketika tahun 2008, harga saham sempat turun cukup dalam karena krisis global & inflasi. Namun tahun 2005-2008 cukup berbeda dengan tahun 1998 karena inflasi tahun 98 disertai GDP yang buruk

Sebenarnya inflasi itu tidak selalu buruk. Inflasi dalam batas wajar dan normal menunjukkan adanya pertumbuhan ekonomi. Jika inflasi wajar, orang akan terdorong untuk terus bekerja, menabung, dan berinvestasi. Nah inflasi yang tidak baik adalah inflasi yang berlebihan / HIPERINFLASI sehingga uang menjadi tidak berharga. HIPERINFLASI juga membuat daya beli masyarakat merosot tajam. Nah, sebenarnya berapa sih angka patokan inflasi bisa dikatakan wajar?

Inflasi disebut ringan jika besarannya kurang dari 10% per tahun. Inflasi disebut sedang jika besarannya antara 10%-30% per tahun dan tergolong berat jika besarannya 30%-100% per tahun. Bagaimana dengan hiper-inflasi ? Besarannya terjadi lebih dari 100% per tahun! Pernahkah terjadi?? Pernah! Indonesia pernah mengalami hiper-inflasi pada era Orde Lama, saat inflasi mencapai 600%! Nah baru pada masa Orde Baru sampai masa Reformasi, angka inflasi mulai terkontrol! Ada lagi hiper-inflasi yang cukup mengerikan, terjadi di Zimbabwe yang mencapai 13 juta %! Pada waktu itu harga semangkuk makanan di Zimbabwe bisa berharga 500 juta dollar Zimbabwe. Parah sekali!

Pada umumnya, inflasi di Indonesia cenderung tinggi, terutama jika dibandingkan negara tetangga,ASEAN. Inflasi salah satunya karena kondisi geografis dan infrastruktur yang kurang mendukung sehingga biaya ekonomi cukup tinggi untuk distribusi. Selain itu, inflasi di Indonesia biasa disebabkan oleh pergerakan barang konsumsi, seperti bahan makanan pokok dan BBM. Mudah saja mencermati inflasi di Indonesia, datang ke pasar dan perhatikan harga-harga kebutuhan pokok ;) Inflasi di Indonesia memiliki pola lho, dan juga cenderung fluktuatif / naik turun. Maksudnya gmn ya? Bersambung.....

Sumber dari Kultwit tentang investasi saham oleh Ellen May
semoga bermanfaat... keep blogging!!!

Strategi Mengatasi Saham Nyangkut - by Ellen May

Saham nyangkut artinya saham yang kita beli turun harganya, dan dalam waktu yang cukup lama harganya jauh di bawah harga beli. Apa yang harus kita lakukan untuk saham nyangkut ini?Ada beberapa strategi yang bisa kita lakukan jika saham kita nyangkut! Beberapa strategi tersebut antara lain :Cut loss dan Switching saham lain.Cut Loss dilakukan ketika terjadi technical rebound / harga naik sementara. Seharusnya kita sudah siapkan Cut Loss/Stop Loss jauh sebelum saham kita nyangkut. Namun ketika saham kita nyangkut, sebaiknya tunggu ketika mengalami rebound. Setelah CL (Cut Loss), Kemudian kita bisa mencari saham lain yang lebih baik (swicthing), dan membuat portofolio saham yang baru (reposisi).

Swicthing perlu kita lakukan bila saham yang nyangkut trend nya sangat buruk, fundamental tidak baik, dan sulit untuk pulih dalam waktu lama. Dalam investasi saham waktu adalah komponen yang sangat penting. Jika kita tidak melakukan switching, kita akan kehilangan kesempatan. Jika pemulihan saham membutuhkan waktu bertahun-tahun, lebih baik beralih ke saham lain untuk mencari potensi keuntungan yang lebih baik.

Selain strategi switching / menukar dengan saham lain, jika saham nyangkut yang kita CL tadi masih ada potensi, kita bisa melakukan buy back Apa itu buy back? Buy back adalah membeli kembali saham yang sudah kita CL di harga yang lebih murah / di suportnya jika saham tersebut masih potensial. Bagaimana jika setelah melakukan cut loss tidak ada saham lain yang potensial untuk dibeli, tidak ada potensial untuk switching atau buy back? Jika tidak ada kesempatan untuk switching / buy back pada bursa saham, kita bisa melirik instrumen investasi lain kok.

Strategi berikutnya yang dapat kita lakukan dengan jual saham dan mengalihkan ke instrumen investasi lain sepertt emas, pasar uang, obligasi atau deposito. Nah pertanyaannya, bagaimana jika kita punya suatu saham nyangkut tapi kita ingin hold ? Alias tidak ingin menjualnya ? Strategi hold saham nyangkut bisa di lakukan jika penurunan harga terjadi bukan karena buruknyaa fundamnetal perusahaan tetapi karena pergerakan pasar sedang lesu. Jika fundamental perusahaan bagus, kita boleh hold saham kita yang sedang turun, menjadi "investor dadakan" :p

Saham Nyangkut
Timeframe strategi beli dan simpan untuk jangka panjang yang dimaksud berkisar antara 1-5 tahun. Sembari menunggu, kita dapat melakukan trading saham yang lain. Strategi yang kita lakukan biasanya tergantung pada berbagai kondisi, misalnya masih seberapa banyak modal yang kita miliki/seberapa banyak saham nyangkut. Jika kita masih punya modal untuk trading, akumulasikan profit kita selama 1-3 bulan. Alokasikan 20-30% dari profit tersebut untuk cut loss saham nyangkut! Dengan demikian, kita masih punya sisa 70-80% profit. Hal ini akan berdampak lebih baik bagi psikologi daripada ketika kita net loss! Di sinilah pentingnya money management yang baik. Cash is the king! Jika kita masih punya sisa cash, kita masih bisa menghasilkan profit. Situasi ekstrnal juga bisa mempengaruhi, dalam situasi pasar saham trend turun, investor cenderung melakukan cut loss dan memindahkan uangnya ke investasi lain. Namun sekali lagi, sebelum saham kita nyangkut, ada baiknya kita membuat prencanaan trading yang mengantisipasi jika harga saham kita turun, jadi tidak nyangkut.

Sumber dari Kultwit tentang investasi saham oleh Ellen May
semoga bermanfaat... keep blogging!!!

3.8.12

5 Tips Membeli Saham IPO Bagian 1

saham ipo
Jakarta - Munculnya saham baru di pasar selalu menyenangkan bagi investor. Apalagi jika saham tersebut merupakan milik perusahaan yang cukup terkenal. Tapi, Anda tetap harus hati-hati.

Sejalan dengan perkembangan ekonomi, korporasi juga tak mau ketinggalan. Banyak perusahaan yang ingin tumbuh sehingga membutuhkan banyak modal. Salah satunya adalah jual saham di pasar modal melalui initial public offering (IPO) alias penawaran umum saham perdana.

Biasanya, saham IPO ini menjanjikan pertumbuhan yang cukup tinggi, terutama untuk jangka panjang. Namun sebaiknya anda lebih berhati-hati, karena terbukti dalam beberapa kasus ada saham IPO yang sudah lebih dari satu tahun tidak balik lagi ke harga awal.

Meski untuk investasi jangka panjang, mencari IPO yang benar-benar bisa menguntungkan itu tidak mudah. Banyak risiko yang unik dalam sebuah IPO, sehingga tidak bisa disamakan dengan pembelian saham biasa yang sudah beredar di pasar.

Jika Anda memang berencana untuk berinvestasi lewat IPO, berikut ini ada tips yang bisa disimak, seperti dikutip dari Investopedia :
1. Cari riset perusahaan yang objektif
Mencari informasi mengenai perusahaan yang siap go public itu gampang-gampang susah. Tidak seperti mencari info soal perusahaan yang sudah melantai di bursa.  Tidak banyak juga analis yang punya hasil riset mengenai perusahaan tertutup. Sehingga, kelemahan-kelemahan kecil di perusahaan tersebut sulit sekali diketahui.

Semua informasi perusahaan pasti akan dicantumkan dalam prospektus, tapi semuanya ditulis oleh perusahaan itu sendiri, tanpa ada campur tangan pihak lain.

Internet bisa menjadi tempat yang tepat untuk melakukan riset terhadap perusahaan tersebut. Anda bisa mulai mempelajati peta kompetisi, kompetitor, kinerja keuangan dan laporan keuangannya.

Informasi seperti ini bisa saja langka, tapi jangan putus asa dan teruslah mencari info sedalam-dalamnya. Bandingkan hasil yang Anda temukan di internet dengan prospektus IPO perusahaan tersebut. Sehingga Anda bisa merancang strategi investasi yang tepat pada perusahaan itu.

Sumber : DetikFinance

Transaksi Emas Berjangka Jadi Favorit di BBJ

emas batangan
Jakarta - Bursa Berjangka Jakarta atau Jakarta Futures Exchange (JFX) membidik volume transaksi kontrak berjangka emas naik 100% di 2012 seiring dengan makin beragamnya variasi produk. Tercatat BBJ telah memiliki delapan jenis kontrak berjangka emas, setelah hari ini meluncurkan Kontrak Berjangka Emas 100 gram (GOL 100).

Sebelumnya BBJ telah memilik Kontrak Emas 1 kg (GOL), Kontrak Emas 250 gram (GOL 250), Kontrak Gulir Emas (Rupiah dan USD), Kontrak Indeks Emas (KIE), Kontrak Gulir USD (GU1H10) dan Kontrak Gulir Mini Emas USD (GU1TF).

Penambahan produk GOL 100, kata Direktur BBJ Bihar Sakti Wibowo, untuk memenuhi permintaan pasar. Kontrak berjangka emas ke depan diharapkan menambah potensi multilateral dari nasabah ritel yang selam ini belum tergarap.

"Kontrak berjangka emas GOL 100 memungkinkan nasabah ritel membeli kontrak emas seharga Rp 50 juta (100 gram emas, asumsi Rp 500 ribu per gram) dengan cukup hanya menaruh uang Rp 2,5 juta sampai Rp 5 juta (tergatung margin yang biasanya 5%-10% dari nilai kontrak)," kata Bihar dalam keterangan tertulisnya, Selasa (3/7/2012).

Selain kontrak berjangka kakau dan olein, emas jadi salah satu produk favorit yang sering ditransaksikan. Data BBJ mencatat sepanjang 2011, volume perdagangan kontrak berjangka emas melonjak 358% dibandingkan tahun sebelumnya.

Hal ini disebabkan oleh naiknya harga komoditi emas di pasaran dunia. Bihar percaya tahun ini volume transaksi kontrak berjangka emas paling sedikit naik 100% dari tahun 2011. Hingga kini saja, total transaksi kontrak berjangka emas tercatat 56,8% dari keseluruhan transaksi perdagangan multilateral BBJ.

"Kami saat ini telah melakukan kerjasama dengan Perum Pegadaian dalam hal lokasi serah terima fisik emas, sehingga ke depannya para nasabah dapat dengan mudah melakukan serah terima fisik emas di outlet-outlet Perum Pegadaian di seluruh pelosok Indonesia," ucap Bihar.

Sumber : Detikfinance

20 Calon Investor Proyek Jembatan Selat Sunda

Jembatan selat sunda
Jakarta - Pemilik Artha Graha Tomy Winata tak hanya memiliki calon-calon investor dari China untuk menggarap Kawasan Strategis dan Infrastruktur Selat Sunda (KSISS)/ Jembatan Selat Sunda (JSS). Tomy mengaku sudah memiliki calon-calon investor di luar China seperti Korea Selatan, Jepang dan Amerika Serikat (AS).

Tomy mengaku tak terpengaruh soal kabar pemerintah akan merevisi revisi Peraturan Presiden No. 86 Tahun 2011 tentang Pengembangan Kawasan Strategis dan Infrastruktur Selat Sunda. Pihaknya masih melakukan komunikasi dengan calon investor JSS. Menurut Tomy, pihak akan tetap patuh dan loyal pada keputusan pemerintah pusat.

Dikatakannya sampai saat ini PT Graha Banten Lampung Sejahtera (GBLS) dan konsorsium pemda Lampung dan pemda Banten tetap berkerja dan berpegang teguh pada Perpres 86/2011.

"Termasuk membicarakan kerjasama dengan mitra strategis di dalam dan luar negeri..Kami tetap konsisten untuk menyiapkan rencan proyek dan tidak lengah," tegas Tomy kepada detikFinance, Selasa malam (3/7/2012)

Menurutnya banyak perusahaan atau lembaga yang tertarik terhadap proyek KSISS/JSS. Namun ia mencatat hanya beberapa yang sang serius antaralain China, Jepang, Korea Selatan & Amerika Serikat.

Berikut ini 20 calon investor yang siap menggarap proyek KSISS/JSS:

Mitra dari China:

China Development Bank (CBD)
China Railway Construction Corporation (CRCC)
China Civil Engineering Construction Corporation (CCECC)
China Railway Siyuan Survey & Design Group Company Limited (CRSSD)
China Communications Construction Cooperation Limited Company (CCCC)
China Harbour Engineerin Company (CHEC)
China Road & Bridge Corporation (CRBC)
China State Construction Engineering Corporation (CSCEC)
Beijing International Trust (BITIC)
China National Technical Import & Export Corporation (CNTIC)

Calon mitra dari Korea Selatan:
1. Samsung C & T
2. GS Construction
3. Hyundai Engineering & Construction

Calon mitra dari Jepang:
1. Japan External Trade Organization (JETRO)
2. Konsorsium JGC Corporation, Nippon Koei dan Nippon Steel

Calon mitra dari Amerika Serikat (AS):
1. Embassy Of USA
2. US Exim Bank
3. AECOM
4. TY Lin Int
5. Fugro Mc Leyland

Sebelumnya pemerintah melalui kementerian keuangan akan mengambil alih proses pendanaan studi kelayakan atau feasibility study (FS) proyek Kawasan Strategis dan Infrastruktur Selat Sunda (KSISS/JSS) dari pemrakarsa (Artha Graha dan Pemda Lampung-Banten). Pemerintah tak mau hanya China yang mendapatkan kesempatan untuk menjadi pemenang tender proyek KSISS/JSS.

"Lebih bagus mana kita dapatkan peserta dari berbagai negara yang sudah teruji dibanding dengan pemrakarsa yang sekarang pun masih berupaya gandeng investor, jadi lebih baik sudahlah. Lagi pula FS-nya kan kita juga lebih baik pemerintah saja yang bikin apalagi ini proyek besar juga, Rp 100 triliun lebih gitu kan," kata Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Bambang Brodjonegoro.

Bambang mengatakan pemerintah ingin proyek KSISS/JSS benar-benar dibangun oleh investor maupun kontraktor yang terbaik. Menurutnya untuk teknologi jembatan panjang bukan hanya dominasi China saja.

"Lagian pertama apa cuma China yang the best, kan masih ada Korea (Selatan), Jepang, masih ada negara lain jadi ya gini deeh. Kan kalian ingat proyek fast track I, 10.000 MW, kan semuanya China sampai kontraktornya. Apa yang terjadi coba sekarang ? Apa? Kamu tahu nggak, lambat, PLN ngeluh spesifikasinya dan lain-lain," ungkap Bambang.

Sumber : Detikfinance

15.7.12

Prinsip Penting Analisis Teknikal dalam Investasi Saham - by Ellen May

Analisis Teknikal penting untuk investasi dan trading saham, ataupun komoditas, forex dan indeks. Jadi kalau Kita ingin trading saham/konoditas/forex, wajib simak prinsip-prinsip penting analisis teknikal berikut. Analisis teknikal adalah metode untuk mengantisipasi / memprediksi pergerakan harga dengan menggunakan grafik. Analisis teknikal menjawab pertanyaan : kapan harus membeli dan menjual sebuah saham (timing). Nah prinsip penting dari analisis teknikal berikut ini diambil dari Teori Dow. Apa saja kira-kira?

Market Price Discount Everything : harga yang tercermin dari grafik menggambarkan semua hal yang mempengaruhi pasar. Artinya, seorang analis teknikal percaya bahwa semua berita dan perilaku trader / investor dapat dibaca melalui grafik. Menarik! History Repeats itself :ada kecenderungan kuat bahwa perilaku para investor dan pelaku pasar di masa lalu berulang. Perilaku investor yang terjadi di masa lalu cenderung sama dengan masa kini dalam menyikapi berbagai informasi pasar. Artinya, ketika seorang fear, ia cenderung menjual sahamnya dan greed membuat harga saham terdorong naik. Hal itu terjadi terus menerus / berulang karena manusia punya urgensi yang sama : mencari nikmat dan menghindari sengsara/resiko.

Support dan Resistance merupakan istilah penting dalam analisa teknikal. Fungsinya seperti atap dan alas. Suport dan resisten berfungsi untuk mengindikasikan batas atas maupun batas bawah dari pergerakan harga. Kalau harga kena area support / alas, potensi harga naik / mantul. Sebaliknya, kalau dekat resisten/atap, potensi harga turun. Adanya faktor ketidakpastian dalam semua metode analisis inilah yang membuat trader dan investor harus punya stop loss. Stop loss adalah pembatasan resiko , ketika harga saham yang kita beli berbalik / tidak sesuai harapan.

Nah prinsip analisis teknikal berikutnya adalah Price Moves in Trend Artinya apa ya? Price moves in trend, artiny pergerakan harga tidak bergerak secara acak melainkan berlangsung dalam satu pola (trend) tertentu. Pola tersebut akan terus berlangsung sampai ada tanda-tanda bahwa pola ini berhenti dan berbalik arah. Secara garis besar garis trend dapat dibagi menjadi 3 yaitu: up trend (Bullish Market), down trend (Bearish Market),dan Sideways.

Uptrend adalah trend harga naik. Hal ini terjadi terus menerus sampai ada tanda pembalikan arah. Seorang trend follower mengikuti trend naik dengan melakukan buy / beli.Misalnya, saham Coca-Cola / KO yang uptrend sejak Mei 2009. Pada waktu itu saham Coca Cola seharga 47, mulai menunjukkan gejala trend naik dengan terbentuknya higher high & higher low. Seorang trend follower tidak peduli fluktuasi harga harian, namun akan menyimpan sahamnya sampai trend naik berakhir. Saat ini, saham Coca Cola yang berkode KO tersebut seharga 75, dan masih berada dalam trend naiknya. Tanpa perlu capek, si trend follower mendapat profit sekitar 60% dari harga 47 sd 75 tersebut. Nah itu adalah sebuah contoh bagaimana memanfaatkan trend harga naik. Hal yang sama juga berlaku untuk trend turun. Trend turun bisa dimanfaatkan untuk trader komoditas dan forex untuk melakukan short selling, jual dulu ,baru beli kemudian. Para short seller mendapat keuntungan besar dengan melakukan penjualan saham terlebih dahulu dan beli ketika harga turun. Bagaimana jika trend mendatar / sideways ? Bisakah kita memperoleh profit dari trend mendatar?...to be continue...

Sumber dari Kultwit tentang investasi saham oleh Ellen May
semoga bermanfaat... keep blogging!!!

Ilmu Sudono Salim Untuk Sukses Investasi Saham - by Ellen May

Mari kita simak kisah hidup dari seorang Sudono Salim , bos BCA, Indofood, Indomobil, Indocement, Indosiar dan peritel Indomaret. Nama Sudono Salim atau Liem Sioe Liong terkenal sebagai konglomerat itu patut diingat sebagai inspirasi. Seperti apa ya kisah suksesnya?

Sudono Salim lahir di Fuqing, Cina Selatan, 16 Juli 1916, meninggalkan negaranya dan berlabuh di Medan, Sumatera Utara, pada 1936. Bisnis Sudono Salim dimulai dengan pertaruhan sebagai penyalur cengkeh di mana bisnisnya terus berkembang pesat dari permintaan untuk produksi rokok kretek. Ia pun dekat dengan Soeharto, saat itu masih tentara biasa, yang kemudian menjadi presiden RI selama 32 tahun. Pada 1952, Salim memperluas bisnis perdagangannya dengan bekerja sama dengan pengusaha etnis Cina di Singapura & Hong Kong. Pabrik sabunnya menjadi salah satu pemasok utama untuk TNI. Pada 1968, ia mendapatkan hak untuk monopoli impor cengkeh. Sebuah joint venture dengan pebisnis Hokchia, Cina, membuatnya menjadi produsen terbesar tepung di Indonesia. Kedua perusahaan inilah yang memberinya modal untuk mendirikan perusahaan semen Indocement pada 1973. Barulah pada 1990, perusahaan makanan yang kini menjadi salah satu perusahaan raksasa tanah air didirikannya, yakni Indofood. Sudono Salim menutup usianya di Singapura Minggu sore, 10 Juni 2012.

Di balik kesuksesan Sudono Salim yang nampak meroket dan membuat banyak orang iri, ada perjuangan yang luar biasa. Selain memiliki naluri bisnis yang sangat baik, Sudono Salim merupakan seorang pekerja keras, pantang menyerah dan ulet! Kata Liem Sioe Liong kepada harian Kompas, jika ingin sukses, jangan berpangku tangan saja! Semasa muda, bekerjalah habis-habisan, bersemangatlah dan efektif dalam menggunakan waktu! Jangan cuti lama-lama, jangan selalu jalan-jalan, dan jangan tidur cepat! Jangan mudah menyerah pada kesulitan! Bagaimana kalau gagal dalam usaha ?Jangan putus asa. Bangun lagi dengan kiat baru! Begitu seterusnya hingga Anda menemukan formula paling pas untuk sukses! Kalau mudah putus asa, jangan jadi usahawan! Selain itu jadilah pengusaha yang memiliki karakter baik, jujur dan iklhas. Kita bisa tidur nyenyak tanpa beban Orang yang sukses dengan cara curang, pasti akan segera gulung tikar karena publik menolaknya!Memang benar, seorang pengusaha harus banyak akal. Tapi jangan curang, jangan ambil milik orang lain! Terakhir, Om Liem mengingatkan,rajinlah membantu fakir miskin agar jiwa selalu terasah untuk selalu berbagi! Intinya, tidak ada kesuksesan yang datang dengan tiba-tiba dan instan! Harus kerja keras dan kerja cerdas!

Demikian juga, mau trading / sukses dalam trading dan investasi juga butuh kerja keras. Siapa bilang investasi itu tanpa kerja keras? Dalam investasi kita perlu berpikir dan belajar, dan juga menata portofolio. Semua itu kerja keras. Dalam investasi dan trading pun seringkali melalui masa jatuh bangun! Tidak masalah, itu semua adalah feedback! Manfaatkan failure / feedback tersebut untuk membentuk portofolio investasi lebih baik lagi!

Sumber dari Kultwit tentang investasi saham oleh Ellen May
semoga bermanfaat... keep blogging!!!

Strategi Borong Saham Saat Bear Market - by Ellen May

Seringkali terjadi penurunan market yang sangat bearish, penurunan tajam terjadi, dan penguatan hanya sementara sifatnya. Penurunan dalam market itu memang harus terjadi sebagai balancing dari bull market,namun jarang sekali orang menyambut penurunan tersebut. Pada Bear Market ,harga-harga turun tajam dan seringkali orang berat melakukan stop loss, atau terlambat stop loss. Apa pun alasannya,hingga akhirnya sahamnya nyangkut / rugi cukup dalam. Hampir semua orang mengalaminya. Tidak ada seorangpun yang suka portofolionya rugi, HAMPIR tidak seorang pun suka akan hal itu.

Sebenarnya apa yang dimaksud dengan Bear Market? Bear market berbeda dengan koreksi / penurunan2 yang bersifat sementara. Pada Bear Market terjadi aksi jual massive, tekanan jual cukup besar. Biasanya terjadi selang waktu 3-5 tahun. Bear Market sebenarnya wajar terjadi karena siklus bisnis / sektoral pada primary cycle. Apa maksudnya ? Primary trend: stelah masa uptrend sekitar 3 tahun ,orang-orang yang melakukan aksi beli di bawah pada masa resesi 3 tahun sebelumnya, melakukan profit taking. Contoh : pada masa 2008 terjadi Bear Market cukup dalam, dan pada akhir tahun 2008 terjadi tanda reversal (permulaan primary uptrend). Pada tahun 2011 2012 market cenderung mengalami koreksi dalam siklus primary (3tahun) karena investor yang membeli pada tahun 2008 sudah mulai profit taking. Selain aksi profit taking, koreksi tajam juga efek faktor psikologis akan kekuatiran investor akan kondisi makro Uni Eropa saat ini.

Bear Market bisa diartikan sebagai tekanan jual / penurunan yang cukup panjang dalam market, bukan penurunan yang sementara. Pesimisme cukup besar pada Bear Market, merupakan masa Early Recessio. Sangat berbahaya jika kita ingin melawan Bear Market dan melakukan aksi beli dalam jumlah besar. Apa sebenarnya yang terjadi saat Bear Market ? Bagaimana cara mengatasinya ? Pada masa Bear Market seringkali terjadi panic selling. Apa itu panic selling ? Pada masa panic selling, investor melakukan penjualan saham dalam jumlah besar. Panic selling biasa disebabkan oleh factor emosi (rasa takut), dan bukan karena faktor fundamental. Hampir semua crash pada market, merupakan hasil dari panic saling. System auto rejection digunakan untuk membatasi penurunan harga saham akibat panic selling. Penurunan harga secara tajam degan volume besar, yang disebabkan baik faktor fundamental atau panic selling, sangat berdampak bagi trader pemula. Seringkali investor / trader pemula merasa bahwa harga yang sudah turun tajam sudah cukup murah untuk dibeli. Namun kenyataannya masih turun lebih lanjut dan lebih lanjut dan lanjut. Contoh : saham UNTR turun tajam dari level 30000 hingga 24000 selama 3 minggu terakhir. Sebaiknya, jangan tangkap pisau jatuh, nmn tunggu terjadi tanda-tanda pembalikan arah / reversal sign.

Apa saja tanda pembalikan arah ? Tanda pembalikan arah dalam market bisa berupa batang candle ataupun pola grafik. Contohnya ? Misal, candle doji/inverted hammer dan sebagainya, disertai 1 candle bullish setelah tanda pembalikan arah tersebut. Contohnya seperti gambar berikut ini : http://t.co/cUrC7hA5 setelah muncul inverted hammer muncul candle konfirmasi. Akan sangat baik ketika muncul bullish candle disertai dengan volume yang meningkat, hal ini berarti daya beli mulai menggeliat. Tanda pembalikan arah dari turun menjadi naik bisa juga dengan munculnya pola V(Victory) atau W(Winning). Maksudnya apa ? Artinya terbentuk sebuah pola pada dasar penurunan yang mirip dengan bentuk huruf V atau W. Contoh pola V / Victory yang muncul di dasar grafik : http://t.co/aox5ZAHQ. Contoh pola W / Winning yang muncul di dasar grafik sebagai berikut : http://t.co/GacDPDSo. Biasanya tanda pembalikan arah berupa candle sifatnya lebih minor, lemah, sementara, dan berguna untuk jangka pendek / daily. Tanda pembalikan arah berupa V atau W shape pada grafik sifatnya lebih kuat dan valid. Pola W juga muncul pada IHSG ketika mulai recovery dari krisis,bulan oktober 2008 http://t.co/7Uop7ynj. Sudahkah Anda lihat pola Victory atau Winning dalam grafik? Jika pola tersebut muncul, siap-siap borong saham pada saat Bear Market !

Sumber dari Kultwit tentang investasi saham oleh Ellen May
semoga bermanfaat... keep blogging!!!

12.7.12

Pasar Saham dan Berbagai Rumor Yang Beredar di Dalamnya - by Ellen May

Pasar adalah sebuah tempat yang menyediakan sarana yang mempertemukan pembeli dan penjual. Demikian juga dengan pasar saham. Pasar/bursa saham adalah tempat yang menyediakan sarana untuk para investor yang berniat untuk membeli / menjual saham. Pasar menjadi kompleks karena pelaku pasar terdiri dari banyak pihak dan jumlah yang diperdagangkan juga cukup banyak. Pelaku pasar terdiri dari individu, lembaga, asing, domestik, dari modal kelas teri hingga kelas kakap. Pelaku pasar tidak hanya investor yang berniat membeli saham, namun juga perusahaan / emiten yang menerbitkan saham tersebut. Sebagai seorang investor / pedagang,emiten / perusahaan, dan setiap pihak ingin untung besar dan cepat. Karena itulah kemudian muncul berbagai upaya untuk menghasilkan keuntungan sebesar mungkin dan secepat mungkin. Sehingga seringkali untuk menghasilkan keuntungan tersebut dihembuskan rumor untuk membentuk persepsi pasar. Naik turunnya harga sangat dipengaruhi oleh faktor permintaan dan penawaran, yang sangat dipengaruhi oleh persepsi dari investor. Minat beli dan minat jual investor di bursa sangat dipengaruhi oleh persepsi / pendapat investor terhadap suatu emiten dan pasar. Jika persepsi yang terbentuk terhadap suatu emiten/saham / situasi pasar positif, maka investor akan cenderung membeli. Sebaliknya, jika persepsi yang muncul terhadap situasi pasar global/saham/emiten negatif, maka investor cenderung menjual.

Nah, sudut pandang dari investor sangat dipengaruhi oleh informasi yang beredar di pasar. Contohnya? Ketika di Amerika / Eropa muncul berita negatif, maka pasar modal Amerika cenderung melemah. Yang lebih menarik, meskipun berita tersebut muncul di negara barat, negara-negara di Asia termasuk Indonesia juga terpengaruh. Sebagai contoh, ketika minggu lalu muncul berita bahwa data pengangguran di Amerika memburuk dan indeks Amrik turun tajam, pada hari berikutnya, di Indonesia saham-saham juga ikut merosot tajam karena investor cenderung terpengaruh persepsi tetangga Contoh lain, tiba-tiba beredar rumor/informasi bahwa PT.X yang sahamnya diperdagangkan di BEI akan melakukan ekspansi, atau beredar rumor bahwa PT.Y memenangkan tender, atau mungkin diakuisisi oleh sebuah institusi. Kira-kira apa yang terjadi?

Biasanya ketika muncul rumor-rumor seperti itu, investor akan merespon dengan aksi beli / jual. Jika rumor yang beredar positif, misalnya kredibilitas perusahaan yang mengakuisisi tersebut bagus, investor cenderung beli. Dalam kondisi seperti itu, biasanya hampir pasti harga saham PT.X akan melonjak tinggi dalam waktu yang cepat. Investor yang membeli saham PT.X bisa memperoleh keuntungan sangat cepat dalam sehari atau dua hari. Apakah informasi yang muncul benar? Belum tentu! Informasi/rumor itu seringkali muncul dari sumber-sumber yang tidak jelas.

Rumor bermunculan seperti oase di padang gurun sehinga investor mudah percaya tanpa cek ricek. Kadang rumor sengaja ditiupkan oleh pihak-pihak tertentu yang ingin mencari keuntungan sesaat. Itulah yang disebut rumor pasar. Kebenarannya tidak dapat dipertanggungjawabkan. Tujuan dari rumor adalah untuk membentuk persepsi pasar terhadap suatu emiten sehingga pasar membeli / menjual sahamnya. Karena hal seperti itu terjadi berulang-ulang, maka pengaruh rumor terhadap harga saham harus dipahami. Bagaimana menyikapi rumor-rumor yang beredar dan informasi yang sebenarnya ?

Informasi yang beredar di pasar dibedakan menjadi 2, yaitu info resmi dari perusahaan (emiten) dan info tidak resmi. Info tidak resmi sumber beritanya tidak berasal dari perusahaan, dibedakan menjadi 2 lagi. Info tidak resmi bisa berupa hasil riset yang dilakukan kalangan analis, dan yang kedua adalah info yang tidak jelas asal-usulnya. Info yang tidak jelas asal-usulnya disebut dengan rumor. Ini adalah ciri-ciri pertama dari rumor.

Saham-saham yang diterpa rumor biasanya langsung bereaksi di pasar. Karena pengaruh rumor terhadap harga saham sering terjadi, kemudian lahir istilah buy on the rumors, sell on the news. Nah apa yang dipercaya dalam rumor tersebut kadang terjadi, dan kadang tidak terjadi. Jika rumor yang beredar sifatnya negatif, maka biasanya tekanan jual terhadap saham tersebut meningkat sehinga harga saham turun. Jika rumor yang beredar positif biasanya langsung diikuti oleh naiknya permintaan sehingga harga saham akan naik. Dan jika rumor benar-benar terjadi (menjadi berita resmi / news), trader mulai profit taking. Inilah yang disebut buy on rumor,sell on news. Trader yang menggunakan patokan analisis teknikal tidak mudah diombang-ambingkan oleh rumor. Mengapa demikian? Hal ini terjadi karena grafik tidak bisa bohong dan analisis teknikal mencerminkan psikologi/perilaku marke. Informasi yang beredar bisa bermanfaat, asalkan kita mencernanya dengan sebaik mungkin.

Sumber dari Kultwit tentang investasi saham oleh Ellen May
semoga bermanfaat... keep blogging!!!

11.7.12

Hati-Hati Penipuan Berkedok Investasi - by Ellen May

Maraknya perkembangan dunia investasi sering kali dibarengi dengan banyaknya berbagai tawaran investasi yang menawarkan investasi dengan hasil besar dan dalam waktu singkat. Dan kitapun mungkin tidak hanya sekali atau dua kali saja mendengar atau mungkin ditawari secara langsung program investasi yang memberikan return ratusan persen atau bahkan hingga ribuan persen per tahun. Sangat menggiurkan bukan? Investasi dengan tawaran hasil extravaganza semacam itu perlu kita waspadai. Seperti pepatah asing bilang "There is no such a free lunch" - Tidak ada yang namanya makan siang geratis.

Pada umumnya, yang menawarkan jenis investasi semacam itu hanya fokus untuk mencari angota/downline bukan menjalankan investasinya. Tawaran investasi dengan janji profit bombastis cenderung rawan penipuan, dan mungkin diantara kita telah ada yang menjadi korbannya. Adapun bentuk penipuan yang biasanya sering digunakan adalah berupa investasi dalam bentuk koperasi dengan janji imbalan profit hingga ratusan persen per tahunnya. Dan jika kita perhatikan, selain dalam bentuk koperasi, penipuan investasi biasanya juga dalam bentuk MLM (Multi Level Marketing). Ada juga yang dalam bentuk sistem titip uang (arisan), dan uang yang terkumpul nanti akan digunakan untuk forex trading atau apapun. Sudah banyak kasus penipuan semacam ini yang telah dilaporkan kepada pihak yang berwajib. Dan yang terbaru yang saat ini lagi menjadi berita dimana-mana adalah kasus penipuan yang dilakukan oleh PT.Gradasi Anak Negeri (GAN) dan kasus Langit Biru yang sedang ditangani oleh pihak berwajib. Kasus penipuan yang dilakukan oleh PT.Gradasi Anak Negeri dan Langit Biru adalah penipuan yang gagal bayar komisi atau return yang dijanjikan kepada investornya. Mungkin kita sering bertanya-tanya, kenapa perusahaan semacam ini mampu berkembang dengan pesat dan memiliki banyak investor? Jawabannya tak lain karena masih manyak calon investor yang tergiur dengan hasil bombastis yang ditawarkan. Penipuan berkedok investasi marak terjadi di daerah Jakarta, Jawa Barat, Sumatera, Sulawesi hingga menyentuh bagian timur Indonesia. Perkembangan penipuan dalam bentuk investasi ini sangat cepat sudah seperti virus saja seakan lepas dari perhatian pemerintah dan pihak yang berwajib. Untuk itu, kita harus cermat dan waspada dengan model investasi semacam itu, jangan sampai tergiur dengan tawaran hasil yang bombastis.

Adapula modus investasi yang menawarkan beragam paket investasi dengan jaminan keuntungan 3% per hari. Modusnya, uang yang ditanam investor di tradingkan dengan menggunakan robot forex super canggih yang bisa menjamin selalu untung. Jika dihitung dengan return 3% per hari, sebulan kita dapat profit 90% dan dalam setahun bisa 1000% lebih dari besarnya modal yang kita tanamkan. Pastinya sangat bombastis sekali bukan?

Dalam kenyataannya tidak ada yang pasti dalam dunia trading, tidak ada kepastian akan selalu profit baik dalam trading forex ataupun trading saham. Jika memang bisa selalu 100% benar atau selalu profit, mungkin sebaiknya perusahaan investasi tersebut tidak perlu repot-repot mencari investor bukan? Kita dituntut untuk berhati-hati pada orang yang berani menawarkan jaminan atau kepastian terhadap sebuah profit yang bombastis. Dan biasanya semacam itu adalah sebuah penipuan. Modus investasi yang menjamin keuntungan besar tanpa kegiatan yang jelas seperti itu sebenarnya adalah "Money Game". Dimana uang yang disetor oleh member baru akan digunakan untuk membayar komisi member lama dan demikian seterusnya.

Modus-modus penipuan sangat beragam, mulai dari arisan motor, agrobisnis, investasi dan trading forex, MLM dan koperasi. Sebenarnya kalau kita waspada, penipuan berkedok investasi bisa kita deteksi dengan mudah dari ciri-cirnya :
Antara lain : investasi bodong/penipuan biasanya menjanjikan keuntungan tinggi yang tidak masuk akal - Too good to be true. Memang keuntungan besar inilah yang ditawarkan untuk menggaet korban dan hal ini terbukti efektif karena diantara kita banyak yang ingin cepat-cepat kaya tanpa mau berusaha. Umumnya pembayaran bunga lancar hanya pada tahun pertama sebagai trik untuk menumbuhkan kepercayaan nasabah. Fokusnya adalah untuk mencari member seperti MLM - member get member. Modus penipuan semacam ini pernah dilakukan oleh Charles Ponzi dengan skema Ponzi nya. Atau Bernard Madoff mantan kepala bursa saham NASDAQ yang dipenjara 150 tahun karena skandal money game yang dia lakukan dengan kerugian mencapai 600 triliun rupiah.

Dalam investasi bodong/penipuan, semakin banyak investor yang bergabung maka komisi dan profit yang harus dibayarkan semakin besar dan ujung-ujungnya malah tidak akan bisa terbayar. Untuk itu, kita jangan mudah tergiur dengan investasi bodong semacam itu. Berinvestasilah pada instrumen yang telah disediakan oleh pemerintah. Kita bisa berinvestasi pada produk pasar modal seperti obligasi, reksadana, dan investasi saham. Semakin tinggi return investasi, semakin tinggi resiko karena butuh pemahaman yang semakin bagus pula. Resiko investasi semakin mengecil dengan meningkatnya pemahaman dari investor akan metode investasi tersebut. Yang sudah mencoba investasi, bisa belajar trading secara bertahap dengan memahami analisis teknikal (*)

Sumber dari Kultwit tentang investasi saham oleh Ellen May
semoga bermanfaat... keep blogging!!!

il

il
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...